100 Narapidana Ikuti Pelatihan Bidang Konstruksi

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Sebanyak 100 narapidana di Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta, mengikuti pelatihan tenaga konstruksi bidang bangunan umum selama empat hari mulai Senin.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami dalam pembukaan acara tersebut di Jakarta, Senin, mengingatkan peserta pelatihan untuk serius mengikuti kegiatan tersebut.
“Jangan sekedar nanti ikut kemudian, apalagai sampai tidak lulus, Pak Kalapas saya tuntut,” katanya.
Ia memotivasi para peserta agar selalu bersemangat memberikan sesuatu yang baru selama pelatihan, apalagi semua hal telah difasilitasi pemerintah.
Para peserta diharapkan mendukung pemerintah menyiapkan infrastruktur secara benar nantinya, seperti membangun tempat ibadah, jembatan ambruk atau sekolah yang rusak.

Mengenai pemilihan 100 orang tersebut, kata Sri Puguh, adalah narapidana yang dinilai sadar dan berkelakuan baik, berdisiplin dan telah menjalani setengah dari masa hukumannya.
Narapidana yang terlibat merupakan bagian dari Pasukan Merah Putih Narapidana yang telah dikukuhkan pada 21 Mei 2018 dan telah melalui tahap asimilasi di lapas seluruh Indonesia.
“Untuk menebus kesalahan yg sudah dilakukan tidak usah memikirkan yang lain-lain. Tebus rekonsiliasi membangun apa saja,” tutur dia.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) mengenai penyelenggaraan peningkatan kapasitas untuk petugas dan warga binaan pemasyarakatan di bidang jasa konstruksi di Nusakambangan pada Jumat (27/7).(anjas)

Leave a Reply