14 Desa Di Langkat Laksanakan Program Pamsismas

     Langkat, Sumut, jurnalsumatra.com – Sebanyak 14 desa di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara melaksanakan Program Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat agar warga bisa menikmati air bersih di daerah itu.
“Program air bersih ini sangat penting bagi warga di berbagai desa yang ada, terutama yang belum terjangkau perusahaan air minum daerah,” kata Kepala Sekretaris Program Penyediaan Air Minum Berbasis Masyarakat (Pamsismas) Kabupaten Langkat Sutrisuanto di Langkat, Kamis.
Desa-desa yang melaksanakan program tersebut, yakni Desa Bukit Sari, Kecamatan Padang Tualang, Desa Paluh Manis, Kecamatan Gebang, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Tanjungpura, Desa Jati Sari dan Desa Besilam, Kecamatan Padang Tualang.
Selain itu, Desa Pekubuan, Desa Karya Maju, Kecamatan Tanjungpura, Desa Kebun Kelapa, Kecamatan Secanggang, Desa Tebing Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat, Desa Pematang Cengal, Desa Suka Maju, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tanjungpura, dan Desa Mancang, Kecamatan Selesai.

       “Program penyedian air bersih ini merupakan program pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dibantu dukungan dananya juga dari dana desa berupa ‘sharing’ yang sudah diprogramkan untuk kepentingan warga di desa itu agar mereka bisa menikmati air bersih,” katanya.
Program itu, katanya, juga untuk mendukung pengentasan desa “stunting”, yakni Desa Sungai Meran, Kecamatan Pangkalan Susu yang menjadi perhatian pemerintah kabupaten setempat.
“Bupati Langkat sangat menaruh harapan besar agar pamsismas ini dapat berjalan di desa agar warga bisa secepatnya menikmati air bersih guna keperluan mereka sehari-hari, terutama bagi mereka yang berada di kawasan dataran tinggi dan pesisir pantai,” ungkapnya.
Ia mengatakan program itu juga akan dilanjutkan untuk desa lainnya pada 2019.
Untuk itu, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi ke desa-desa yang menjadi sasaran pelaksanaan program tersebut.
Pihaknya juga berharap desa-desa bisa mendukung program pemerintah pusat dan Pemkab Langkat itu untuk segera mengajukan rencana desanya dalam mengikti Program Pamsismas, termasuk desa “stunting”.(anjas)

Leave a Reply