2.072 Dana Sertifikasi Guru Cair

2.072 Dana Sertifikasi Guru Cair

Lahat, Sumsel, jurnalsumatra.com – Uang tunjangan sertifikasi guru untuk Triwulan II tahun 2018 telah cair. Pengambilan uang hak milik guru itu, telah berlangsung dua pekan lalu.

“Sangat bersyukur, pencairan dana sertifikasi bagi guru ditahun ini, tidak ada mengalami kendala. Pemda melalui Disdik Kabupaten Lahat, telah membayar dan memberikan uang tunjangan tersebut, ” jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, Drs Sutoko Msi melalui Kepala Bidang Ketenagaan, Bambang Aprianto SH MM didampinggi Kasi PTK Dikdas, Rohidin S Pd, Jum’at (3/8/2018).

Pembayaran tunjangan sertifikasi untuk Triwulan II ini, menurutnya, untuk bulan April, Mei dan Juni 2018 sudah diterima dan dicairkan kepada 2.072 orang guru sertifikasi dengan jumlah dana keseluruhan mencapai Rp 25.521.562.800.

“Setidaknya, dana sertifikasi triwulan II ini, sudah kita cairkan dan salurkan kepada 2.072 orang guru bersetifikasi. Diantaranya, guru TK, SD, dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ulasnya lagi.

Untuk diketahui, sambung Rahidin, Disdik Lahat bukan hanya mencairkan dana Sertifikasi saja, juga akan memberikan sebanyak 20 orang guru juga menerima tunjangan khusus.

Nah, yang menerima tunjangan khusus ini ada 20 oramg guru teruntuk mereka yang mengajar di wilayah pedalaman yang ada di Bumi Seganti Setungguan.

“Jadi. Disdik Lahat dana yang dikucurkan untuk tunjangan khusus ini mencapai Rp 16.9711.800,” tuturnya lugas. Seraya menjelaskan, bagi guru yang tunjangan sertifikasinya belum masuk ke rekeningnya sampai saat ini, hendaknya dapat menghubunggi ke Bank Sumselbabel Lahat.

Terakhir, dikatakan Rahidin, bagi guru penerima tunjangan penghasilan (pengsil,red) yang berhak untuk menerima adalah guru S1 dan belum bersertifikat pendidikan dan melaksanakan tugas sebagai seorang guru.

“Kalau yang bantuan untuk 20 orang guru tadi. Namanya bantuan khusus mereka yang benar benar mengabdi dan menjalankan tugas dengan sebaik baiknya. Terutama yang mengajar didaerah daerah pelosok atau pedalaman, ” kata Rahidin. (Din)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 1 =