Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Dua Pelajar di Ogan Ilir Dianiaya, Gara – gara Serempet Anak Terlapor

0
INDRALAYA, jurnalsumatra.com – Dua orang remaja yang masih berstatus pelajar di salah satu SMP di Kabupaten Ogan Ilir pelajar berinisial MF dan AM, diduga dianiaya oleh salah seorang warga berinisial AN (36) yang merupakan warga Kelurahan Indralaya Raya, Kecamatan Indralaya Ogan Ilir (OI) hati ingin berlibur ke kawasan Komplek Perkantoran Terpadu Tanjung Senai, Kabupaten OI, Atas perbuatan itu, kedua pelajar tersebut melaporkan peristiwa itu ke Polsek Indralaya.
Beradasarkan Informasi, dugaan penganiayaan yang dilakukan warga tersebut terjadi pada Sabtu (02/01/2016). Saat itu, kedua remaja MF dan AM sedang asyik menikmati masa libur dengan mengendarai sepeda motor menuju areal perkantoran terpadu Pemkab Ogan Ilir Desa Tanjung Senai.
Ketika melewati kediaman AN, tiba-tiba saja salah seorang anak AN keluar dari pekarangan rumah lalu tersenggol sepeda motor kedua remaja yang tengah melintas sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan.
Melihat sang anak ditabrak sepeda motor kedua remaja tersebut, AN akhirnya naik pitam dan tanpa basi-basi saat itu juga langsung melayangkan bogem mentah kepada dua orang remaja yang saat itu telah terguling dan terjatuh dari sepeda motornya.
Tak terima dengan kejadian itu, Orang tua kedua korban dan satu diantaranya Gusti yang merupakan orang tua dari MF melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polsek Inderalaya, Senin (04/01/2016).
“Kami minta kepada petugas agar segera menindaklanjuti laporan penganiayaan terhadap anak saya ini. Anak saya dibogem mentah dan setiba dirumah langsung menangis karena kesakitan dibogem mentah oleh warga,”Imbuhnya.
Sementara itu, Kapolres Ogan Ilir AKBP Denny Yono Putro melalui Kapolsek Indralaya AKP Makmun Arrasyid membenarkan adanya laporan warga terkait dugaan penganiayaan terhadap dua remaja tersebut.
“Pengaduannya sudah kami terima dengan nomor STTLP/164/I/2016/Sek IDL. Soal ini tentunya akan kami tindaklanjuti. Jika terbukti pelaku dapat dijerat pasal penganiayaan 351 KUHP dengan ancaman kurungan lima tahun penjara,” Ujarnya. (Edi)