2015 Tercatat 98.404 TKI Bekerja Ke Malaysia

0

    Nunukan, jurnalsumatra.com – Kantor Imigrasi Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara selama 2015 mencatat 98.404 warga negara Indonesia (WNI) yang berangkat ke Malaysia untuk bekerja.
Kepala Unit Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Nasution di Nunukan, Senin menyebutkan, puluhan ribu WNI yang berangkat ke Malaysia melalui Kabupaten Nunukan tersebut sebagian besar bekerja di sektor perkebunan di Negeri Sabah dengan menggunakan paspor 48 halaman dan 24 halaman.
Ia merinci, WNI yang berangkat ke negeri jiran menggunakan paspor lawatan dengan 48 halaman sebanyak 85.975 orang dan 12.429 orang yang menggunakan paspor 24 halaman.
Adapun asal daerah WNI bersangkutan sebagian besar dari Sulsel ditambah sebagian lagi di Pulau Jawa, Nusa Tenggara Timur, Sultra dan Sulbar serta Nusa Tenggara Barat.
“Jadi WNI yang berangkat ke Malaysia (Negeri Sabah) untuk bekerja jumlahnya mencapai 98.404 orang selama 2015 dengan rincian 85.975 orang menggunakan paspor 48 halaman dan 12.429 orang yang menggunakan paspor 24 halaman (paspor TKI),” ungkap dia.
Nasution membandingkan pada 2014, jumlah WNI yang berangkat ke negara itu untuk bekerja sebanyak 82.936 orang atau mengalami kenaikan sebanyak 15.468 orang selama 2015.
Kenaikan ini, kata dia, kemungkinan dipicu oleh kondisi ekonomi sehingga memilih untuk bekerja di luar negeri demi memenuhi kebutuhan hidup keluarganya di kampung halamannya.
Ia juga menjelaskan, terkait dengan WNI yang menggunakan paspor lawatan 48 halaman itu sebagian juga kembali ke Malaysia untuk bekerja setelah cuti di kampung halamannya dan telah mendapatkan jaminan dari majikannya.
Sementara paspor 24 halaman tersebut dipastikan WNI yang baru pertama kali berangkat ke negara itu untuk bekerja dimana sebagian besar pada sektor perkebunan kelapa sawit.(anjas)