Polisi Tangkap Penjudi Dadu Kuncang

0

KAYUAGUNG, SUMSEL. Jurnalsumatra.com – Maraknya laporan masyarakat yang merasa resah dengan perjudian jenis dadu kuncang di Desa Serigeni Lama, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), akhirnya ditindaklanjuti jajaran Polsek Kayuagung, dengan melakukan penggerebekan di rumah milik warga setempat bernama Nopiyanti binti Teroseli (35), polisi berhasil meringkus 10 orang laki-laki, yang kesemuanya merupakan pemain judi dadu kuncang.

Para penjudi yang akhirnya digelandang ke Mapolsek Kayuagung yakni Adam bin Sarip (40), Rio bin Muhaimin (16), Tapi bin Romsi (35), David bin Asmuni (32), Dirman bin Tubi (51) dan Samsudin bin Kaya (50), kesemuanya warga Kampung I Desa Serigeni Lama Kayuagung. Lalu M Raka bin Bobi (17), Bobi bin Jaya (43), keduanya warga Desa Terusan Menang SP Padang. Kemudian Sudirman alias Leman bin M Zen (50), warga Desa Air Hitam Jejawi dan Aryadi Irawan bin Remi (19), warga Perumnas Ujung Kayuagung.

Selain mengamankan para tersangka dan pemilik rumah, beberapa barang bukti perjudian seperti 2 alat judi dadu kuncang, 6 buah mata dadu, 1 lapak dadu dan uang tunai Rp265 ribu milik para penjudi. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka akan diproses hukum.

Kapolsek Kayuagung, AKP Hendra Gunawan didampingi Kanit Reskrim, Ipda Sulardi SH menjelaskan, para tersangka yang diamankan kemarin sore semuanya pemain judi dadu kuncang. “Pemain judinya semua laki-laki, sementara seorang perempuan atasnama Nopiyanti binti Teroseli, merupakan penyedia tempat untuk perjudian, sehingga ikut kita amankan dan akan kita jerat dengan Pasal 303 KUHP,” ujar Kapolsek, Rabu (6/1/2015).

Dikatakannya, rumah milik Nopiyanti di Kampung I Desa Serigeni Lama Kayuagung, sudah sejak beberapa minggu terakhir dijadikan lokasi perjudian. “Tersangka Nopiyanti hanya menyewakan tempat, dengan mengambil uang lapak dari para penjudi. Selain itu, tersangka Rio bin Muhaimin (16), masih berstatus pelajar SMK di Kayuagung, kita sedang menghubungi orang tua dan pihak sekolah untuk pembinaan, karena ikut terlibat dalam perjudian,” tandas Kapolsek.

Sementara Kapolres OKI, AKBP M Zulkarnain menegaskan, pihaknya tidak akan main-main dalam memberantas berbagai macam bentuk perjudian, Narkoba dan tindak kejahatan lainnya seperti Curat dan Curas. “Judi dan Narkoba sudah menjadi atensi pimpinan, sehingga kita harus benar-benar tegas,” ungkap Kapolres.

Kapolres berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam rangka pemberantasan berbagai bentuk perjudian dan penyalahgunaan Narkoba. “Judi dan Narkoba ini awal dari berbagai tindak kejahatan lain. Jika masyarakat mengetahui adanya aktifitas judi maupun togel untuk segera melapor ke pihak berwajib. Setiap laporan yang masuk akan kita tindaklanjuti,” pungkasnya. (RICO)