Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Penerbitan Perizinan Karawang Menurun Tahun 2015

0

    Karawang, jurnalsumatra.com – Penerbitan perizinan yang dikeluarkan
Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melalui Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu setempat tahun 2015, mengalami penurunan dibanding tahun 2014.
Menurut catatan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Karawang, selama 2014 lembaga itu menerbitan 12.729 perizinan, sedangkan tahun 2015 jumlahnya menurun menjadi 12.602 perizinan.
“Jenis perizinan yang dikeluarkan itu didominasi SIUP (surat izin usaha perdagangan), kemudian TDP (tanda daftar perusahaan),” kata Sekretaris Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu setempat Wawan Setiawan, di Karawang, Kamis.
Ia menyatakan, permohonan perizinan di Karawang pada tahun 2016 diperkirakan akan mengalami peningkatan, sebab sektor jasa dan usaha serta industri Karawang masih terus berkembang.
Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Karawang sendiri berjanji akan meningkatkan pelayanan di sektor perizinan sehingga calon investor tidak kesulitan di bidang birokrasi.
“Pada tahun ini (2016), kami menargetkan pendapatan dari sektor perizinan meningkat lima persen dari target tahun sebelumnya Rp60 miliar,” kata dia.
Untuk pendapatan dari perizinan, selama tahun 2015 hanya mampu menembus 78,73 persen atau Rp47,38 miliar dari target Rp60,17 miliar. Padahal pada tahun 2014 relisasi pendapatan dari perizinan mencapai 116 persen atau Rp69,86 miliar.
Menurut Wawan, nilai investasi di Karawang selama 2015 menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2015 mencapai Rp24,018 triliun, sedangkan tahun 2014 pada periode yang sama, nilai investasinya mencapai Rp25,73 triliun.
“Tidak terpenuhinya target itu karena adanya kelesuan ekonomi dan adanya pelemahan nilai tukar rupiah terhadap nilai tukar dolar AS,” kata dia.(anjas)