Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD Ramadhan


BMKG: Seluruh Wilayah Sumsel Hujan Ringan

0

    Palembang, jurnalsumatra.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan cuaca di Provinsi Sumatera Selatan yang memiliki 17 kabupaten dan kota itu berpeluang turun hujan dengan intensitas ringan.
“Hari ini seluruh wilayah provinsi ini berpeluang turun hujan dengan intensitas ringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten BMKG Sumsel Indra Purnama, di Palembang, Sabtu.
Kota yang diprakirakan hujan ringan, yakni Kota Palembang, Baruraja, Muaraenim, Pali, Lahat, Musirawas, Musirawas Utara, Sekayu, Pangkalanbalai, Martapura, Muaradua, Indralaya, Tebingtinggi, Pagaralam, Lubuklinggau, Prabumulih, dan Kayu Agung.
Kota yang diprakirakan hujan ringan itu memiliki suhu udara berkisar 21 hingga 32 derajat Celsius, kelembapan udara berkisar 54 hingga 98 persen, kecepatan angin sekitar 15 kilometer per jam dengan arah angin sebagian besar menuju barat laut, kecuali Kota Kayu agung arah anginnya menuju timur laut serta Kota Sekayu dan Pangkalanbalai arah angin daerah tersebut menuju utara.
Meihat kondisi cuaca pada bulan Januari 2016 diprakirakan terjadi peningkatan intensitas curah hujan dan secara statistik merupakan puncak musim hujan, masyarakat yang berada di daerah rawan bencana banjir dan tanah longsor diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana dampak negatif musim hujan itu.
Potensi banjir dapat terjadi di Kota Palembang, dan daerah lain di sekitar aliran sungai, seperti Muaraenim, Empat lawang, Musirawas, Lahat, Musirawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Ogan Ilir.
Bencana tanah longsor berpotensi terjadi di bagian barat Sumatera Selatan, yakni Lahat, Pagaralam, Empat Lawang, Musirawas, Ogan Komering Ulu Selatan, serta sebagian Ogan Komering Ulu dan Muaraenim, kata Indra.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Sumatera Selatan Belman Karmuda mengatakan bahwa pihaknya dalam , menghadapi musim hujan sekarang ini menyiagakan 759 sukarelawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk membantu masyarakat jika terjadi bencana banjir dan tanah longsor.
Sukarelawan Tagana yang tersebar di sejumlah daerah dalam provinsi ini dengan kesiapsiagaan yang tinggi sudah ada yang turun membantu masyarakat yang daerahnya mengalami bencana banjir dan tanah longsor.
Sukarelawan Tagana, kata Belman, berperan aktif membantu mengevakuasi masyarakat dan mendistribusikan bantuan makanan ketika banjir melanda kawasan permukiman penduduk di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) beberapa waktu lalu.(anjas)