DPR: Pelantikan Ade Tidak Ada Aturan Dilanggar

0

Jakarta, jurnalsumatra.com – Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan pada acara pelantikan Ade Komaruddin sebagai Ketua DPR tidak ada aturan yang dilanggar sehingga tidak perlu ada gugatan terhadap pelantikan tersebut.
“Kalau mau digugat silahkan saja, tapi ke mana gugatannya? Apa yang mau digugat? Karena undang-undang menyatakan seperti itu (proses pelantikannya),” kata Fadli Zon di Gedung Nusantara III, Jakarta, Selasa.
Menurut dia, apa yang dilakukan sudah melalui suatu kajian yang mendalam terhadap aturan atau mekanisme yang ada.
Selain itu ujar Fadli, pelantikan Ade itu berdasarkan mekanisme politik juga sudah dilakukan.
“Kemarin kami melakukan rapat Bamus tidak ada yang menolak. Jadi semua sudah sesuai dengan apa mekanismenya,” ujarnya.
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, pelantikan Ade sebagai Ketua DPR sudah dilakukan sesuai dengan tata urutan pelantikan.
Dia mencontohkan mulai dari rapat pimpinan, rapat Bamus yang didalamnya seluruh fraksi menyetujui pelantikan Ade sebagai ketua DPR.
“Memang ada permintaan soal mekanisme, tapi berdasarkan pandangan hukum dari Sekretaris Jenderal DPR, Bamus bisa dilakukan sebelum rapat paripurna pembukaan. Maka Bamus kemarin adalah rapat resmi untuk mengantarkan agenda dalam paripurna sehingga tidak ada aturan yang dilanggar,” kata Agus.
Sementara itu, Agus mengatakan, Fraksi PDIP juga sudah menyetujui proses pelantikan Ade Komaruddin, terkait sikap PDIP akan mengkaji legalitas pelantikan Ade Komaruddin karena tidak sesuai dengan UU MD3, tata tertib pemilihan pimpinan DPR.
Menurut dia, dalam rapat Bamus, perwakilan Fraksi PDIP menyetujui itu dan pelantikan Ketua DPR tidak ada hubungannya dengan revisi UU MD3.
“Revisi UU adalah kewenangan anggota Dewan sendiri sehingga pelantikan itu tidak ada hubungan dengan revisi UU MD3,” katanya.
Dia mengatakan, UU MD3 mengatur masalah MPR, DPR, DPD, DPRD dan apabila disetujui seluruh anggota Dewan atau tercermin dari mayoritas anggota dewan, harus dibicarakan khusus bersama pemerintah.(anjas)