Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


16 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat

0

BIM_3878Jakarta, jurnalsumatra.com -  Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 16 Perwira Tinggi TNI, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (14/01/2016). Kenaikan para Perwira Tinggi TNI tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/77/I/2016, tanggal 12 Januari 2016.

Para Perwira Tinggi (Pati) TNI yang naik pangkat, terdiri dari: 8 Pati TNI Angkatan Darat, yaitu : Mayjen TNI Turmarhaban Rajagukguk (Kasahli Kasad), Brigjen TNI Jagar Naibaho (Pati Ahli Kasad Bidang Sosbud), Brigjen TNI Bambang Chrishardianto, S.I.P.,M.M.,M.Si. (Karoum Unhan), Brigjen TNI Darlan Harahap, S.I.P. (Dirkersamik Sesko TNI), Brigjen TNI Marsudi Utomo (Pa Sahli Tk II Kawasan Eropa dan Sahli Bidang Hubint Panglima TNI), Brigjen TNI Dessano Indrasakti, S.E. (Karoum Setjen Kemhan), Brigjen TNI Dr. Anton Nugroho, MMDS, M.A. (Dirdik Akademi TNI), Brigjen TNI Suharyanto, S.Sos, M.M. (Karopeg Settama Bin).

5 Pati TNI Angkatan Laut, yaitu : Laksda TNI Dr. Dadang S. Wirasuta. S.H., S.Sos.,S.E., S.Pi.,M.M.,M.B.A. (Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan), Laksda TNI Prasojo (Pa Sahli Tk. III Bid. Intekmil Panglima TNI), Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah (Pati Sahli Kasal Bid. Dokstraops), Laksma TNI Edy Suwito (Kadispamal), Laksma TNI Enuar Mendrofa S.E,. M.M. (Dirminlakgar Ditjen Renhan Kemhan). 3 Pati TNI Angkatan Udara, yaitu Marsda TNI Suprianto Basuki, M.Sc. (Asrena Kasau), Marsma TNI Asep Dian Hermawan (Kadisbangopsau), Marsma TNI N. Ponang Djarwoto (Diranstra Ditjen Strahan Kemhan).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa, tantangan tugas dan tanggung jawab yang lebih besar bagi para perwira, dan salah satu kriteria untuk mencapai pangkat Perwira Tinggi adalah adanya pencapaian keberhasilan melaksanakan tugas, sehingga reputasi individu dan satuan tempat bertugas sungguh diakui dan layak diapresiasi. “Penghargaan sekaligus kehormatan untuk menyandang pangkat lebih tinggi bagi para perwira  dengan pencapaian tugas boleh berbangga, namun rasa bangga jangan berhenti sebagai sebuah kebanggaan semata mengingat masih ada tantangan tersendiri yakni bagaimana bisa mempertahankan reputasi dan bahkan untuk lebih ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Reputasi tidak dibangun dalam sehari, tetapi bertahun-tahun dan harus dipelihara secara terus-menerus, salah satu cara menjaga reputasi itu adalah dengan melaksanakan setiap tugas dengan sebaik mungkin dengan menyikapi setiap permasalahan dan tantangan yang timbul secara arif dan bijaksana, penuh dedikasi dan integritas diri sebagai seorang prajurit. “Kalimat itu yang mudah diucapkan, namun faktanya tidak semudah membalik telapak tangan,  semua memerlukan perjuangan dan konsistensi, karena dikancah itulah seorang perwira akan diuji kualitas dan kapabilitas keperwiraannya,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo

“Harapan pemerintah kepada TNI hingga saat ini adalah untuk dapat menjaga stabilitas politik dan stabilitas keamanan, dalam rangka mendukung program pembangunan yang telah dicanangkan pemerintah melalui nawacita guna mencapai kesejahteraan rakyat. Harapan ini bukan sekedar harapan, tetapi sekaligus menjadi tantangan yang harus di respon bersama, mengingat salah satu sektor yang harus dibangun adalah bidang pertahanan yang menjadi domain TNI,” ujar Panglima TNI.

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI  juga mengingatkan, bahwa TNI harus menjaga kelangsungan pemerintahan agar tetap mampu bekerja dengan baik, menjaga stabilitas politik dan keamanan agar jangan sampai mengganggu kinerja pemerintah dalam mewujudkan harapan rakyat untuk memperoleh kehidupan dan kesejahteraannya, semua itu akan bisa terlaksana bila stabilitas politik dan keamanan nasional terjaga dengan baik.

“Kepada para perwira maupun perwira tinggi yang saat ini mendapatkan kenaikan pangkat dan memimpin unit-unit kerja terkait untuk menuangkan pemikiran-pemikiran cerdas, inovatif dan produktif guna disampaikan kepada Pimpinan TNI, terutama yang terkait dengan percepatan peningkatan penguatan peran dan tugas pokok TNI untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah yang sudah menjadi keputusan politik bersama,’ tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Mengakhiri sambutannya, Panglima TNI mengingatkan kembali bahwa Pokok-Pokok Kebijakan Pimpinan TNI sebagai hasil Rapim TNI 2016 telah digulirkan dalam bentuk 8 (delapan) Kebijakan Panglima TNI. Pokok-Pokok Kebijakan tersebut mulai awal tahun 2016 harus segera diimplementasikan di seluruh jajaran TNI. “Keberhasilan setiap unit organisasi dalam melaksanakan kebijakan Pimpinan TNI akan menjadi tolak ukur keberhasilan organisasi TNI. Untuk itu, kepada perwira harus mampu melaksanakan tugas dan tanggungjawab dengan konsisten dan stabil. Etos kerja setiap unit organisasi harus diperkuat,” pungkasnya. (Puspen TNI).