Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


BPJS Ketenagakerjaan Bidik Pekerja Bpu Di Malang

0

    Malang, jurnalsumatra.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan membidik para pekerja dari sektor bukan penerima upah (BPU) di wilayah Malang raya sebagai peserta baru program tersebut.
“Pekerja informal atau BPU ini jumlahnya cukup banyak, mulai dari pedagang, nelayan, pekerja pemerah susu sapi maupun pekerja informal lainnya yang tidak menerima gaji bulanan,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan wilayah Malang, Jawa Timur Sri Subekri di Malang, Kamis.
Ia mengatakan untuk para pekerja informal yang tidak menerima gaji bulanan, BPJS ketenagakerjaan memiliki program iuran sebesar Rp16.800 per bulan. Iuran tersebut akan memberikan jaminan kecelakaan kerja dan kematian dan jika peserta meninggal, santunan yang bakal diterima mencapai Rp24 juta.
Bekti menilai iuran yang memberikan jaminan santunan kecelakaan tersebut sangat murah. Jika peserta ingin menambah program Jaminan Hari Tua (JHT), iurannya ditambah sebesar Rp36.800.
Menyinggung tenaga kerja informal (BPU) yang sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan tersebut, Bekti mengatakan sudah ada, yakni para nelayan lokal di pesisir Pantai Sendangbiru. Ada 200 orang nelayan yang terdaftar dari 1000 nelayan yang ada di kawasan tersebut.
Kecilnya angka peserta BPU dari Sendangbiru itu dikarenakan banyak pencari ikan di kawasan itu adalah pendatang yang tidak memiliki KTP elektronik (e-KTP). “Saat ini kami dahulukan nelayan lokal dan memiliki e-KTP dulu, sebab kartu identitas kependudukan ini menjadi syarat mutlak untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Proses utnuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal (BPU) tersebut cukup mudah, yakni calon peserta mendatangi kantor pelayanan BPJS Ketenagakerjaan dan mengisi formulir pendaftaran, menyertakan e-KTP sebagai kelengkapan berkas identitas diri.
“Selain nelayan, pemerah susu dan pedagang, kami secara intensif juga melakukan sosialisasi dengan membidik berbagai kalangan, termasuk perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja agar segera mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Ketenagkerjaan,” ucapnya.(anjas)