Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Pesisir Selatan Targetkan Penerimaan Zakat Rp2,5 Miliar

0

     Painan, Sumbar, jurnalsumatra.com – Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan penerimaan zakat pada tahun 2016 sebanyak Rp2,5 miliar.
Koordinator Seksi Pendayagunaan BAZ Pesisir Selatan, Khamaruddin di Painan, Sabtu, mengatakan target penerimaan zakat tahun 2016 meningkat dari 2015 yang hanya sebanyak Rp2 miliar.
Penerimaan zakat tahun 2016 direncanakan akan diprioritaskan untuk bedah rumah tidak layak huni bagi keluarga miskin. Sesuai target, dari zakat yang terkumpul tahun 2016, BAZ setempat akan membedah rumah tidak layak huni sebanyak 200 unit.
BAZ setempat mencatat penerimaan zakat dari berbagai “Muzakki” pada periode Januari hingga Oktober 2015 sebanyak Rp2,4 miliar. Sedangkan target penerimaan tahun itu sebanyak Rp2 miliar.
Pada periode yang sama Januari hingga Oktober 2015 BAZ membedah sebanyak 107 rumah tersebar di 15 kecamatan yang ada. Untuk satu unit rumah, BAZ Pesisir Selatan membantu dana sebanyak Rp15 juta.
Penyaluran dana untuk bedah masing-masing rumah sasaran dilakukan sebanyak tiga tahap. Tujuannya untuk memudahkan pengawasan terhadap jalannya pembangunan dari bantuan yang diberikan.
Ia mengatakan bedah rumah merupakan program perioritas utama bagi BAZ kabupaten setempat dalam merealisasikan penyaluran bantuan yang berasal dari zakat berbagai “Muzakki” di kabupaten itu setiap tahunnya.
Bedah rumah merupakan bentuk dukungan BAZ terhadap program pemkab setempat dalam membangun rumah layak huni, sebab warga miskin yang menempati rumah tidak layak huni di daerah itu hingga kini masih terbilang cukup banyak.
Dari zakat yang terkumpul sebanyak Rp2,4 miliar tahun 2015 “Muzakki” terbanyak berasal dari pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat.
Diantaranya sebanyak Rp399 juta berasal dari Dinas Kesehatan dan jajarannya, sebanyak Rp173 juta dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Zein Painan.
Asril Datuak Putiah seorang Anggota DPRD kabupaten setempat mengatakan sangat mendukung program BAZ dalam memprioritaskan bedah rumah, sebab bedah rumah sangat dibutuhkan banyak warga miskin di kabupaten itu yang masih menempati rumah tidak layak huni.(anjas)