Polres Dua Kali Sehari Razia Antisipasi Teroris

0

     Palangka Raya, jurnalsumatra.com -  Polres Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kini dua kali sehari melaksanakan razia untuk mengantisipasi gerakan teroris yang telah beraksi di Jalan MH Thamrin DKI Jakarta.
Razia pada siang dan malam akan terus dilakukan sampai dicabutnya status siaga satu oleh Kapolri, kata Kasat Reskrim Polres Palangka Raya AKP Todoan Gultom saat memimpin razia di jalan Tjilik Riwut km 9 yang menghubungkan Palangka Raya dengan Sampit, Jumat malam.
“Semua kendaraan yang melintas di Tjilik Riwut, baik dari Palangka Raya maupun Sampit, kita periksa satu per satu. Sejauh ini kita belum menemukan benda ataupun orang yang mencurigakan. Tapi, kita tetap akan terus melaksanakan razia sesuai intruksi bapak Kapolri,” tambahnya.
Polres Palangka Raya, Jumat (15/1) pada siang dan malam melaksanakan razia di Jalan Tjilik Riwut km 9, Bundaran Burung Rta Milono yang menghubungkan Palangka Raya dengan Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan, dan Pahandut Seberang penghubung Palangka Raya dengan Kabupaten Barito Selatan, serta Jalan G Obos Palangka Raya.
Todoan mengatakan razia tersebut dilakukan juga untuk memastikan tidak ada teroris yang datang ke Palangka Raya sekaligus mengantisipasi isu-isu teror dampak dari kejadian di Jakarta, sehingga masyarakat tetap merasa aman dan tetap beraktivitas seperti biasanya.
“Razia ini lebih bersifat antisipasi sekiranya jika masih ada keterkaitan dari pelaku pembom di Sarinah (Jakarta). Mengenai objek vital di ibu kota Kalteng ini rutin melakukan pengamanan, jadi tidak hanya karena terjadinya teror di Sarinah. Intinya kami ingin memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat,” ucap Todoan.
Di tempat terpisah, Kabag Ops Polres Palangka Raya Kompol Bronto saat memimpin razia di titik nol Pahandut Seberang mengatakan menemukan  lima mandau, satu badik dan satu celurit dari pengendara yang diperiksa saat melintasi daerah pahandut seberang.
Dua mengatakan, razia ini tidak hanya mengantisipasi teror dan bahan peledak, tetapio juga senjata api dan senjata tajam. Sebab, intruksi dari Kapolri pascateror di Jalan Thamrin, seluruh Indonesia siaga satu dan aparat kepolisian harus memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.
“Ini perintah pimpinan, kami akan tingkatkan kewaspadaan. Jajaran Polres Palangka Raya akan terus melaksanakan  razia  sampai status siaga satu dicabut Kapolri,” demikian Broto.(anjas)