Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Prajurit Diminta Tingkatkan Deteksi Dini Cegah Teroris

0

Jakarta, jurnalsumatra.com – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo meminta kepada seluruh prajurit TNI di Indonesia untuk meningkatkan deteksi dini guna mencegah terjadinya aksi teror bom seperti yang terjadi di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1).
“Ikuti dan cermati perkembangan situasi wilayah masing-masing terutama perkembangan ancaman teroris pasca kejadian teror bom di kawasan Jalan MH Thamrin dengan selalu meningkatkan deteksi dan cegah dini melalui peningkatan aktivitas pembinaan teritorial disertai peningkatan kesiapsiagaan operasional satuan,” imbau Panglima TNI dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Kapuspen TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman selaku Inspektur Upacara pada Upacara Bendera di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Senin.
Panglima TNI juga menegaskan, Komandan Satuan tidak akan pernah melindungi prajurit yang melanggar aturan dan hukum.
“Saya ingin garis bawahi bahwa TNI tidak mengenal kata damai bagi prajurit arogan,” katanya.
Dihadapkan pada perkembangan globalisasi dengan kemajuan teknologi, informasi dan komunikasi, kata dia, masyarakat Indonesia menghadapi suatu realitas berupa fenomena adanya revolusi budaya yang tidak mengenal batas ruang dan waktu, begitu deras masuk dan mengikis secara perlahan budaya bangsa Indonesia yaitu budaya ketimuran yang penuh kearifan dan keluhuran, mempengaruhi aspek etika, moralitas, budaya, agama dan semua sendi kehidupan masyarakat, bahkan bagi kehidupan prajurit sendiri.
“Menyikapi fenomena dan dampak negatif, maka perisai dan benteng tangguhnya adalah disiplin yang mencerminkan etika dan moral keprajuritan yang berpegang teguh kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI,” kata Gatot.
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga mengatakan bahwa, TNI berhasil melewati 2015 dengan sarat prestasi dan kinerja optimal. Berbagai pengabdian TNI terkait dengan tugas penegakan kedaulatan negara dan keutuhan wilayah serta misi kemanusiaan dapat dilaksanakan dengan prestasi membanggakan.
“Tidak mengherankan nilai kinerja TNI sepanjang tahun 2015 mendapat penilaian publik dan menempatkan institusi TNI sebagai sebuah ‘lembaga paling dipercaya’. Untuk itu semua, saya menaruh rasa hormat dan bangga kepada seluruh prajurit dan PNS TNI dimanapun berada dan bertugas,” tutur Panglima TNI.
Di penghujung tahun 2015 sampai dengan awal tahun 2016, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beserta Staf telah melakukan kunjungan kerja ke beberapa wilayah Indonesia bagian Timur yaitu Papua, Maluku dan 8 Pulau Terluar di wilayah Maluku Tenggara sampai ke Pulau Alor.
Dalam kunjungan tersebut, Panglima TNI mengapresiasi dan bangga kepada prajurit yang bertugas di wilayah pedalaman, perbatasan dan Pulau Terluar dengan keterbatasan yang dimiliki tidak menyurutkan semangat, motivasi dan dedikasi terhadap tugas pengabdiannya.
Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menekankan agar prajurit meningkatkan disiplin dengan selalu menjunjung tinggi dan mentaati norma, aturan dan hukum yang berlaku serta pelihara dedikasi pengabdian dengan terus bekerja disertai dengan loyalitas tegak lurus kepada pimpinan.
“Pelihara dan tingkatkan hubungan yang harmonis dan kerja sama dengan sesama instansi, jaga dan pelihara kepedulian dan kebersamaan dengan rakyat,” ucapnya.(anjas)