Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Warga Sungai Pedada OKI Dambakan Infrastruktur

0
KAYUAGUNG, jurnalsumatra.com – Hingga saat ini sepanjang lebih dari 7.000 meter jalan, sebagai satu-satunya akses warga dari rumah ke rumah menggunakan kayu bertiang, baru sekitar 400 meter yang dibangun dengan konstruksi cor bertiang. Sementara sisanya belum sama sekali dibangun.
Untuk itu, masyarakat Desa Simpang Tiga Jaya atau Sungai Pedada, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendambakan Pembangunan Infrastruktur  Desa. Salah satunya, jalan cor beton bertiang di Desa tersebut.
Kondisi jalan semakin parah karena setiap hari digunakan warga untuk melakukan aktivitas. Sebagian kayu dan papan terlihat mulai hancur dan rusak. Sementara warga tidak bisa melakukan perbaikan, lantaran tidak tersedia bahan baku kayu disekitar Desa. Hal ini disebabkan, hutan Desa yang berdekatan dengan perusahaan Bumi Andalas Permai (BAP) ikut terbakar pada musim kemarau tahun lalu.
Selain persoalan jalan, warga juga berharap adanya bantuan listrik PLTS Komunal untuk masyarakat. Sebab selama ini warga menggunakan listrik diesel yang biayanya lebih mahal, sementara menyala hanya pada waktu tertentu.
Kepala Desa Simpang Tiga Jaya, Rodi Haredi mengatakan, hingga saat ini baru sekitar 400 meter jalan yang sudah dibangun dengan konstruksi cor bertiang. Hal ini dirasakan masih sangat minim untuk masyarakat yang berdomisili sekitar 3.000 Kepala Keluarga (KK).
“Jalan ini satu-satunya akses dari rumah ke rumah. Memang tempat kita ini daerah pesisir yang mayoritas Nelayan,” ungkapnya.
Dilanjutkan, meskipun wilayahnya masuk dalam kawasan operasional PT. Bumi Andalas Permai (BAP), namun konstribusi perusahaan dirasakan masih sangat minim, sementara bantuan dari Pemerintah tak mencukupi.
“Kalau untuk penghasilan masyarakat, cukup lumayan pak. Namun biaya hidup juga tinggi, disini untuk air kebutuhan MCK harus beli, karena air sungai disini tidak bagus,” ungkapnya lagi.
Sementara Anggota DPRD OKI dari Dapil III, H. Subhan Ismail mengatakan, untuk pembangunan jalan cor bertiang di Desa tersebut, pada tahun ini akan segera dibangun dan anggarannya sudah ada. Namun dirinya belum mengetahui berapa panjang yang akan dikerjakan pada tahun ini. Sebab hingga kini pihaknya belum mengetahui DIPA SKPD yang membidangi hal tersebut.
“Sudah saya usulkan, baik melalui Musrenbang maupun kepada SKPD terkait. Mudah-mudahan tahun ini segera dibangun,” katanya. Untuk Listrik Desa sudah kita sampaikan. Memang kalau listrik PLN tidak memungkinkan, salah satu solusinya adalah melalui listrik komunal,” singkatnya.(ata)