Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Ditlantas Tertibkan Kendaraan Dari Luar NTT

0

    Kupang, jurnalsumatra.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Nusa Tenggara Timur segera menertibkan kendaran-kendaraan yang masih menggunakan nomor polisi dari luar NTT guna meningkatkan pemasukan bagi daerah yang bersumber dari pajak kendaraan bermotor.
“Jika kendaraan-kendaraan tersebut tidak ditertibkan maka NTT sangat dirugikan, karena pajak kendaraannya tidak masuk ke kas daerah, tetapi kembali ke daerah asal kendaraan tersebut,” kata Dirlantas Polda NTT AKBP Nanang Masbudi kepada Antara di Kupang, Kamis.
Ia mengatakan program tersebut menjadi prioritas utama dalam agenda kenrjanya setelah dilantik menjadi Dirlantas Polda NTT pada 19 Januari lalu.
“Saya mengimbau kepada para pemilik kendaraan bermotor yang masih menggunakan nomor polisi atau plat nomor dari luar NTT agar menggantinya dengan plat nomor yang disesuaikan dengan daerah masing-masing di NTT,” ujarnya.
Masbudi mengatakan upaya penertiban terhadap kendaraan-kendaraan yang masih menggunakan plat nomor dari luar NTT tersebut agar pajak yang bersumber dari kendaraan bermotor masuk utuh ke kas daerah NTT.
Di Kota Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur, misalnya, kendaraan dengan nomor polisi B (Jakarta), L (Surabaya), DK (Bali) dan lain-lain, tampak masih dominan ketimbang kendaraan dengan nomor polisi DH (Kupang dan kota-kota lainnya di Pulau Timor bagian barat).
“Jika hal ini kita biarkan, berapa besar kerugiaan yang dialami NTT? Mereka menggunakan fasilitas jalan kita, tetapi pajaknya justru dinikmati oleh daerah lain. Ini kan konyol namanya,” kata Masbudi.
Ia menambahkan penertiban terhadap kendaraan-kendaraan dari luar NTT sudah menjadi sebuah keharusan, namun pihaknya tetap berupaya untuk melakukan sosialisasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kegaduhan.
Menurut dia, izin operasi yang dikeluarkan Ditlantas Polda NTT terhadap kendaraan-kendaraan dari luar NTT akan dievaluasi dan didata kembali agar lebih terukur dan bertanggungjawab.
Ia menegaskan pihaknya akan mencabut izin operasi bagi kendaraan-kendaraan dari luar NTT jika pemilik kendaraan bermotor tidak berniat untuk memprosesnya untuk mendapatkan nomor polisi NTT.(anjas)