Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Dua Pemuda tertangkap tangan saat Mencuri di Masjid

0

20160121_103829INDERALAYA, jurnalsumatra.com – Dua pemuda tertangkap tangan berusaha membawa lari peralatan pengeras suara (sound system) yang tersimpan di dalam ruang gudang masjid. Kedua pemuda tersebut yakni Adan (21) dan Sumardi (21) yang saat ini pura-pura mau shalat, keduanya warga Desa Seri Menanti Kecamatan Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Kedua pemuda yang kesehariannya mengaku bekerja sebagai penyadap karet ini, berawal pada Kamis malam dinihari pukul 00.30, disaat sepeda motor jenis Yamaha Scorpio Z warna merah bernopol B 3339 KKZ yang dikendarai oleh tersangka Sumardi berboncengan dengan Adan.

Melihat suasana Masjid Al-Ikhsan yang berada di Jalintim Km 35 Inderalaya-Kayuagung nampak sepi, kedua tersangka berpura-pura ingin  menunaikan shalat malam di masjid yang berjarak tak jauh dari Mapolsek Inderalaya. Disaat itulah, muncullah niat kedua tersangka untuk melakukan upaya pencurian.

Dengan bermodal satu unit obeng plus, tersangka Sumardi mencongkel bagian pintu gudang masjid dan berhasil mengambil peralatan “sound system” masing-masing berupa dua unit amply player dan dua unit wairless microphone dengan perincian senilai Rp 5 juta.

Peralatan-peralatan sound system itu, dimasukkan oleh kedua tersangka ke dalam sebuah tas dan hendak berusaha kabur ke arah Timbangan Inderalaya.

Belum sempat membawa lari barang-barang hasil curian itu, tindakan nekad tersangka kepergok anggota Sat Reskrim Polres OI yang tengah melakukan Patroli rutin di wilayah hukum Polres OI.

Kapolres OI AKBP Denny Y Putro SIk didampingi Kasat Reskrim AKP Haris Munandar SIk mengatakan Kamis (21/01/2016) di Mapolres OI, pihaknya terpaksa melakukan tindakan tegas terhadap pelaku pencurian tersebut Karena kedua pelaku berusaha melawan petugas ketika hendak disergap.

“kedua tersangka terpaksa kita lumpuhkan dengan dua butir timah panas masing-masing pada bagian betis kanan,” ujar Kasat.

Dari tangan pelaku, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti hasil curian berupa seperangkat peralatan “sound system” dengan perincian dua unit amply player dan dua unit wairless microphone senilai Rp 5 juta.

Kemudian barang bukti lainnya yakni satu unit sepeda motor jenis Yamaha Scorpio Z warna merah dan satu buah obeng plus yang digunakan oleh tersangka dalam menjalankan aksi pencurian.

Sementara, dari pengakuan kedua pemuda Adan dan Sumardi jika baru pertama kali ini melakukan upaya pencurian.

“Baru pertama kali pak, dengan modus berpura-pura shalat. Rencananya barang-barang ini, hendak kami jual ke pasar cinde Palembang, rencananya uang hasil pencurian untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari ” Ujar kedua tersangka.

Guna mempertanggung jawabkan  perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 363 tentang pencurian.

“Dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” tegas Kasat Reskrim Polres OI. (Edi)