Rencana Kerja SKPD Harus Sinergi dengan Pemerintah Pusat

0
Bupati Lahat, Saat Menyampaikan Pidatonya.

Bupati Lahat, Saat Menyampaikan Pidatonya.

Lahat, jurnalsumatra.com – Bupati Lahat, H Saifudin Aswari Rivai SE didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Drs Masroni menyebutkan, rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) merupakan awal dari pedoman dalam penyusunan Renja satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

“Nantinya mulai dari rancangan awal RKPD tersebut ditetapkan menjadi rencana kerja Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lahat untuk 2017 mendatang dalam pembangunan serta sinergiskan arah kebijakan Pemerintah Pusat maupun Provinsi,” tegasnya.

Bahkan, katanya, RKPD yang telah disempurnakan menjadi rancangan tersebut disusun berdasarkan hasil verifikasi Renja SKPD, sebagai tolak ukur berhasil atau tidaknya pemerintah dalam upaya mewujudkan visi dari RPJMD 2014-2018.

“Untuk itu, didalam penentuan program prioritas pembangunan di 2017 mendatang, sangat diharapkan adanya masukan dari semua lapisan masyarakat, dengan tetap berpedoman rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD),” kata Aswari dalam pidatonya dihadapan peserta.

Sedangkan untuk 2017 mendatang, sambung Ketua Partai Gerindra Provinsi ini, arah pembangunan Kabupaten Lahat yakni, percepatan pembangunan kawasan ekonomi dan peningkatan sarana prasarana pendukugnya.

“Tentunya dengan memperhatikan sembilan prioritas pembangunan, diantaranya, meningkatkan kualitas sumber daya aparatur dan sapras pendukung, meningkatkan standar pelayanan pendidikan dan kesehatan, lalu, efektivitas program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan,” pesan Aswari dengan jelas.

Ia mengatakan, terbangunnya jaringan infrastuktur strategis terutama sapras jalan pada kawasan terisolir dan pariwisata, dilanjutkan, terbentuknya klaster industri sebagai simpul industri pengolahan berbasis pertanian dan pertambangan.

“Berikutnya, infrastuktur pendukung pengembangan pertanian, Perternakan, perikanan serta perkebunan masyarakat perdesaan,” lugas pada jurnalsumatra.com.

Yang terakhir, pesan Bupati Lahat, jangan lupa untuk meningkatkan produktifitas dan nilai tambah sektor pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan, kemudian, tertatanya proses inovasi teknologi berbasis sistem inovasi daerah (SIDA).

“Karena, akan terciptanya penataan ruang Kabupaten Lahat untuk kawasan industri, perumahan pemukiman, perkantoran, pertambangan dan sapras transportasi, sehingga perjalanan pembangunan kita pada satu visi sebagaimana tercantum di rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) 2005-2025,” pungkas Aswari lagi. (Din)