Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Rumah Keluarga Saudi Jadi Arang

0
Rumah Keluarga Saudi Jadi Arang

Rumah Keluarga Saudi Jadi Arang

PALI, jurnalsumatra.com – Kebakaran yang  melanda Warga Talang  Baru, Kelurahan Talang Ubi Barat , Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), sekira Pukul  08.30 Wib pagi ini Jumat, (22/01/2016). Si jago merah itu, menghanguskan rumah milik Saudi dan Istrinya Yati dan 3 anaknya, beruntungnya kebakaran tidak menelan korban jiwa,  hanya saja mengalami kerugian materi dan barang-barang milik Saudi.

Api berhasil ditaklukan petugas setelah baru unit mobil pemadan kebakaran, milik
PT.Pertamina Asset 2 Field Pendopo dan 2 mobil Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD). PALI  Proses pemadam itu memakan waktu sekitar 3 jam.
Pantauan wartawan hari ini ,ratusan warga berkerumunan melihat musibah kebarakan api, yang berdekatan dengan dengan lokasi kejadian tersebut.

Diungkapkan Sidik (40) ketua Rt.09/Rw.06 kelurahan Talang Ubi Barat,Kecamatan Talang Ubi awal mulanya tadi pagi sekira pukul 08. 30 wib ada api di dapur kurang tau kita apa penyebabnya tiba-tiba api sudah mulai membesar tapi kita tidak tahu apo penyebab kebakaran ini.yang jelas api berasal dari dapur apa dari kompor apa dari listrik yang pasti kita belum tahu penyebabnya.”kata Sidik saat di wawancarai oleh JurnalSumatra.com.di lokasi kejadian

Lanjut Sidik harapanya dengan kejadian ini selaku Ketua Rt.09 berharap kepada pemerintah yang terkena ahli musibah ini bisa di bantu. Untuk itu masalah kerugian kita belum bisa prediksikan yang jelas kalau kita lihat kerugian korban mecapai 20 hingga 30 juta karena semuanya hangus terbakar api,yang bisa kita selamatkan yakni Kasur,rak sepatu,kursi dan 1 unit lemari penndingin dan lainnya hangus terbakar

“Saya menghimbau kepada masyarakat khususnya Rt.09/Rw.06 suapay berhati-hati pada saat bepergian sebelum kita meninggalkan rumah kita lihat dulu dari dapur apakah kompor sudah kita matikan tak hanya kompor yang kita cek istrik juga kita cek jangan sampai ada hal yang tak kita inginkan.”harapanya

Sementara itu korban Saudi di dampingi istri dan anaknya saat dicoba wawancara jurnalsumatra.com belum berbisa berkomentar karena terlihat masih trauma dengan kejadian ini dan melihat rumahnya hangus di makan si jago merah

Terpisah Sayhrul ( 47)  tokoh masyarakat mengatakan saya sangat kecewa dengan pemadam kebakaran Badan Penanggulangan  Bencana  Daerah (BPBD) PALI, justru yang duluan datang pemadam kebakaran milik PT. Pertamina Asset 2 Pendopo Field  yang sudah menghabiskan 1  rumah sedangkan dari pihak Pemkab itu sendiri sampai saat ini belum juga datang setelah api sudah padam BPBD PALI baru datang,disitu kami merasa kecewa dengan pemkab PALI padahal itu tugas mereka kenapa kami kebingungan jadi kami langsung datang ke kantor Pertamina untuk memintak bantuan untuk menerjunkan mobil pemadam kebakaran ketika kami telpon tidak ada satupun yang mengangkat telponnya

Lanjut  Sayhrul harapan kami  kedepan kepada pemerintah untuk lebih agereding lagi sehingga petugas cepat melakukan kejadian dilapangan jangan sampai seperti ini lagi padahal itu tugas mereka.”ujarnya.(Yongky)