Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Kepala Daerah Asal PDIP Blusukan Di Kalteng

0

    Palangka Raya, jurnalsumatra.com – Sejumlah Kepala Daerah dan wakil rakyat dari seluruh Indonesia yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan berdatangan dan blusukan ke wilayah pelosok Provinsi Kalimantan Tengah.
Blusukan tersebut bertujuan menyapa warganya masing-masing untuk menceritakan perkembangan pembangunan yang telah dilaksanakan serta harapannya terhadap keberlanjutan keberhasilan Kalteng selama dipimpin Agustin Teras Narang, kata Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto di Palangka Raya, Sabtu.
“Kami memang menerjunkan kader-kader terbaik ke Kalteng sebagai wujud dari semangat gotong-royong yg menjadi filosofi PDI Perjuangan. Jadi, masyarakat Kalteng tidak perlu heran jika tiba-tiba ada gubernur, wali kota, bupati dari seluruh Indonesia berkunjung ke pasar-pasar, pedesaan maupun tempat lainnya,” tambah Hasto.
Kader dan kepala daerah yang diterjunkan PDIP diantaranya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Surabaya terpilih Tri Rismaharini, Wali Kota Semarang, Bupati Kudus, dan belasan bupati/wali kota serta wakil rakyat dari seluruh Indonesia.
Hasto menyebut turunnya para kader terbaik PDIP ini juga untuk mencegah isu suku, agama dan ras (Sara), serta peredaran politik uang bahkan intimidasi menjelang pemungutan suara pemilihan gubernur/wakil gubernur Kalteng yang dilaksanakan pada 27 Januari 2016.
“Kami juga ingin memastikan kemenangan pasangan nomor urut dua Willy M Yosef/Wahyudi K Anwar sesuai konstitusi sekaligus mendidik masyarakat agar tidak terjebak Sara, politik uang maupun intimidasi dalam memilih pemimpin Kalteng” katanya.
Sekjen DPP PDIP itu menegaskan kemenangan Willy-Wahyudi di pilkada Kalteng merupakan keharusan demi keberlanjutan pembangunan yang telah dilaksanakan Teras Narang sejak 2005-2015. Sebab paslon nomor urut dua ini memiliki latar belakang pribadi yang baik, berpengalaman memimpin kabupaten selama dua periode dan berpihak pada masyarakat.
Dia mengatakan keberhasilan pembangunan Kalteng yang dilaksanakan Teras Narang 10 tahun terakhir tetap dapat terwujud dikala PDIP menjadi oposisi pemerintah, sehingga kinerja Willy-Wahyudi tentu akan semakin mudah karena partai yang dipimpin Megawati Soekarno Putri ini melalui Presiden Joko Widodo berada di pemerintahan Indonesia.
“Jadi, kemenangan Willy-Wahyudi tidak hanya melanjutkan pembangunan Kalteng namun juga semakin meningkatnya perhatian Pemerintah Pusat melalui anggaran. Rakyat Kalteng harus memilih pemimpin yang bisa melanjutkan dan meningkatkan pembangunan,” demikian Hasto.(anjas)