Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


KPU Badung Catat Partisipasi Pemilih PILKADA Rendah

0

Mangupura, jurnalsumatra.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung, Bali, mencatat partisipasi pemilih dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2015 tergolong rendah.
“Kami mencatat partisipasi pemilih di Badung mencapai 68,43 persen dari target nasional 77,5 persen. Namun, proses penyelenggaraan sosialisasi sudah kami lakukan, tapi tetap saja partisipasi belum sesuai harapan,” kata Ketua KPU Badung AA Gede Raka Nakula, di Badung, Senin.
Berdasarkan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten, partisipasi pemilih dilihat dari daftar pemilih tetap (DPT), DPTB1, DPPH dan DPTB2 berjumlah 362.161 pemilih, namun yang menggunakan hak pilihnya tercatat 247.488 pemilih.
“Artinya ada 114.673 pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya. Kemudian dari 247.488 pemilih yang menggunakan hak pilihnya, tercatat 5.191 suara yang dinyatakan tidak sah,” ujarnya pria asal Gianyar tersebut.
Oleh sebab

itu, hal ini menjadi evaluasi atas penyelenggaraan pilkada berikutnya yang diharapkan tidak terlalu banyaknya peraturan karena ada beberapa peraturan yang belum memberikan kepastian hukum.
Dalam kegiatan evaluasi dan apresiasi pemilihan bupati dan wakil bupati Badung tahun 2015, di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung itu, telah menetapkan pasangan terpilih I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa selaku bupati dan wakil bupati Badung periode 2016-2021.
Pada kesempatan ini turut hadir Komisioner KPU Provinsi Bali, Bawaslu Bali, Penjabat Bupati Badung I Nyoman Harry Yudha Saka, Bupati Badung terpilih I Nyoman Giri Prasta, mantan Bupati Badung AA Gde Agung, dan segenap pejabat dan kepala SKPD di lingkungan Pemkab Badung.
Selain itu, dalam acara itu juga dihadiri PPK, PPS, Dan petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDB), turut diundang khusus. “Penyelenggaraan pilkada saat ini sangat sukses,” katanya.
Nakula mengatakan walaupun pelaksanaan pilkada berjalan lancar aman dan tertib, tetapi salah satu yang perlu dilakukan evaluasi dan penelitian mendalam adalah terkait paritisipasi pemilih yang rendah.
“Kami juga berterimakasih kepada pemerintah dan dewan yang telah mendukung kegiatan ini. Masyarakat yang sudah berpatisipasi menyukseskan pilkada,” kata Nakula.(anjas)