Di Sumsel, Sepuluh Orang Meninggal Akibat DBD

0
Di Sumsel, Sepuluh Orang Meninggal Akibat DBD

Di Sumsel, Sepuluh Orang Meninggal Akibat DBD

PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Wabah demam berdarah yang sedang dialami provinsi Sumatera Selatan sangat meprihatinkan, tercatat 10 nyawa melayang akibat penyakit yang dibawa nyamuk aedes agypti, data terkini sendiri untuk kota Palembang sudah menelan 1 korban jiwa.

Paling banyak di lubuk linggau dengan 3 korban jiwa, tak dipungkiri musim penghujan juga kondisi longsor dan banjir di beberapa daerah mempengaruhi berkembang biaknya nyamuk yang senang tinggal di daerah gelap dan kotor, 546 kasus sudah tercatat masyarakat terkena demam berdarah, kondisi ini mendesak pemerintah untuk segera menetapkan daerah kondisi luar biasa (KLB) agar masyarakat waspada, jangan sampai menelan korban lagi

Menurut data yang diperoleh, 2 daerah sudah menetapkan Kondisi luar biasa demam berdarah, yakni Lubuk linggau dan Ogan komering Ilir (OKI), namun sementara untuk OKI belum jelas apakah sudah diterapkan, tanggapan langsung dari Gubernur Sumatera Selatan H.Alex Noerdin dengan meminta masyarakat menyikapi masalah ini dengan tenang dan tidak terburu-buru untuk menetapkan kondisi luar biasa, tetapi ancang-ancang telah disiapkan Alex jika memang benar penetapan itu diperlukan

“Dua daerah yang menetapkan KLB itu bagus, kita belum ada penetapan KLB resmi, ini kan kita tetapkan klb setelah satu hari ini, tapi pertimbangan dinas teknis gubernur yang menetapkan, tapi kalau tren ini berlanjut kita akan tetapkan status ini luar biasa”, Ungkap Alex,Kamis (28/1).

Lanjut Alex ia mengaku sudah mengetahui data mengenai DBD melalui dinas kesehatan provinsi, dan langsung besiaga memerintahkan segala hal untuk mempersiapkan pencegahan dan pengendalian DBD, juga mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk perilaku hidup sehat dan bersih.(yuyun)

Share.