Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Kodim 0402 OKI Adakan Test Urine Untuk Anggotanya

0
KABAR TNI, jurnalsumatra.com – Sebanyak 14 Danramil dan lima orang Perwira Staf secara bergantian dites urinenya. Dari hasil test yang dilaksanakan secara dadakan tersebut, ke-19 Perwira ini dinyatakan negatif.

Tes urine tersebut diselenggarakan  guna menciptakan satuan yang bebas dari Narkotika di jajaran Komado Distrik Militer (Kodim) 0402/OKI.

Pemeriksaan urine dadakan tersebut langsung dibawah pengawasan Komandan Kodim (Dandim) dan Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0402. Diikuti oleh seluruh Komadan Rayon Militer (Danramil) dan perwira staf jajaran Kodim di Ruang data Makodim, Kamis (28/1/2016).

Dandim 0402/OKI, Letkol Kav Dwi Irbaya Sandra mengaku, sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada para Perwira jajaran Kodim 0402/OKI, yang mana dari hasil test urine tidak terdapat indikasi pengguna narkotika.

“Alhamdulillah, semuanya negatif. Saya perintahkan kepada para Perwira untuk menekankan kepada seluruh anggota agar menjauhi narkotika. Sehingga seluruh anggota Kodim 0402/OKI tidak ada yang terlibat, baik sebagai pengguna, backing, kurir maupun bandar,” tegasnya.

Selain tes urine, juga dilakukan sosialisasi. Dandim berharap, dengan kegiatan tersebut, anggota Kodim 0402/OKI paham terhadap jenis dan pengaruh yang diakibatkan oleh penyalahgunaan narkotika. Sehingga dapat meneruskan ke Desa atau wilayahnya, guna membantu menekan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika di Bumi Bende Seguguk.

“Saya berharap, sebagai anggota TNI diharuskan seorang prajurit berperilaku yang baik dan menjadi teladan masyarakat. Tidak melakukan sesuatu yang melanggar hukum, termasuk mengonsumsi narkotika,” tegasnya lagi.

Pemeriksaan urine dan penyuluhan bahaya narkoba, merupakan program kerja Kodim 0402/OKI, Bidang Intel/Pam Sub Bidang P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).

Pasi Intel Kodim 0402/OKI, Kapten Inf Hatta menambahkan, berbagai sebab akibat penyalahgunaan narkotika. Diantaranya, kenakalan remaja, mabuk-mabukan dan lain-lain, akhirnya mencoba menggunakan obat-obatan seperti pil dextro atau sejenisnya ke arah penyalahgunaan narkotika.

“Untuk itu, perlunya pengawasan dari atasan. Orangtua harus mengawasi anak-anaknya sendiri, sehingga mereka tidak sampai terpengaruh oleh penyalahgunaan narkotika dari teman atau orang lain,” singkatnya.(rico)