Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Kampar Fokus Wujudkan Kepastian Hukum Saat MEA

0

Pekanbaru, jurnalsumatra.com- Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Riau bersama Pemerintah Kabupaten Kampar fokus untuk mewujudkan kemanfaatan hukum yang berkepastian pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
“Kami mempunyai tugas dan fungsi untuk melaksanakan pendidikan hukum bagi masyarakat melalui kegiatan penyuluhan hukum sehingga masyarakat menjadi cerdas hukum dan taat hukum, begitu juga Pemda Kampar,” kata Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Kampar Zamzami Hasan, Jumat.
Untuk mewujudkan Hukum berkepastian tersebut, lanjut dia, maka dalam penyuluhan hukum serentak Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menjadi tema utama yang juga memiliki tujuan membangun masyarakat cerdas hukum.
Zamzami mengatakan, bahwa penyelenggaraan penyuluhan hukum serentak ini dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa negara hadir melalui pendidikan hukum kepada masyarakat sesuai dengan peran strategis Kementerian Hukum dan HAM dalam penyelenggaraan pemerintahan, serta mendorong agar hukum menjadi energi yang mampu menjadi pendorong dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara dan bermasyarakat.
Penyuluhan hukum serentak ini, katanya bertujuan agar masyarakat memahami era Masyarakat ASEAN dari aspek hukum dan menjadi cerdas hukum, sehingga akan tercipta budaya hukum dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat.
Dimana lanjut Zamzami, sasaran penyuluhan hukum ini adalah pelajar, mahasiswa, warga binaan pemasyarakatan, klien BAPAS dan masyarakat umum, yang dilaksanakan secara serentak diseluruh Indonesia.
Latar belakang diangkatnya MEA sebagai tema penting dalam penyuluhan hukum serantak ini karena sejak diberlakukannya pasar bebas ASEAN, MEA menjadi peluang sekaligus tantangan yang perlu dihadapi dengan persiapan dan strategi jitu yang responsif untuk menghadapi negara-negara ASEAN lainnya.
“MEA bukan hal yang menakutkan tetapi keniscayaan untuk menjadi bangsa yang lebih maju, kuat dan tangguh dengan daya saing yang semakin tinggi,” katanya.
Melalui kegiatan penyuluhan hukum serentak ini, Zamzami berharap setiap warga masyarakat yang telah tahu dan paham hukum, harus diupayakan agar berpandangan optimis tehadap hukum.
“Setiap orang cerdas pasti mengakui bahwa penyuluhan hukum adalah alternatif yang paling rasional untuk membentuk kesadaran hukum masyarakat,” katanya.
Sementara Kepala Lapas Kelas II B Bangkinang, Agus Pritianto dalam laporannya menyampaikan bahwa keghiatan tersebut dilaksanakan secera serentak di seluruh lembaga hukum di Indonesia.
“Untuk di LP Bangkinang pesertanya diikuti oleh SMA dan SMK sederajat yang ada di Kabupaten Kampar,” katanya.(anjas)