DKP: Penerima Asuransi Hanya Pemegang Kartu Nelayan

0

     Jayapura, jurnalsumatra.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua menegaskan, hanya pemegang kartu nelayan yang akan menerima asuransi dari pemerintah pusat.
“Sudah disampaikan bahwa itu (asuransi) berdasarkan kartu nelayan,” ujar Kesubbid Perikanan Tangkap DKP Papua Agus Rahmawan yang mewakili Kepala DKP Papua Frengky Walli di Jayapura, Sabtu.
Menurutnya, jumlah nelayan di Papua yang sudah memiliki kartu nelayan sudah bisa memenuhi batasan yang ditentukan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menerima program tersebut.
“Jadi sesuai data, nelayan di Papua yang sudah memiliki kartu nelayan 5.783 orang. Kita lihat lagi per kabupaten,” ucapnya.
DKP Kota Jayapura menyambut baik program asuransi bagi nelayan yang digulirkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan dana Rp250 miliar pada 2016.
“Asuransi ini sangat penting. Artinya ketika dia pergi melaut kemudian keluarganya dalam kondisi yang tenang,” ucap kepala DKP Kota Jayapura Elsye Rumbekwan.
Ditegaskannya, pekerjaan nelayan memiliki resiko yang tinggi sehingga asuransi seperti ini sangat diperlukan.
“Kalau bicara di laut itu ada resiko karena cuaca di laut kadang-kadang tiak bisa diprediksi. Asuransi ini menjamin kalau ada sesuatu terjadi pada nelayan itu, maka keluarga yang ditinggalkan ada jaminannya,” kata dia.
Menurutnya, pemerintah melalui KKP akan menanggung biaya premi asuransi bagi para nelayan, dan pelaksanaannya akan dilakukan oleh pihak ketiga.
“Tiap nelayan dapat Rp250 ribu pertahun, itu untuk preminya. Untuk besaran tanggungannya saya belum tahu,” ucap Elsye.
Hanya ia mengaku bahwa hingga kini pihaknya belum mendapatkan rincian teknis pelaksanaan program tersebut sehingga belum bisa menjelaskan secara jelas.
“Peraturan untuk itu belum disosialisasikan untuk kita,” katanya.(anjas)

Share.