Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


POLRES Langkat Amankan 34 Kilogram Ganja

0

Langkat, Sumut, jurnalsumatra.com – Jajaran Kepolisian Resor Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengamankan 34 kilogram ganja yang hendak diseludupkan ke Kota Medan, dari dua penangkapan terpisah dengan empat orang tersangka dimana dua diantaranya merupakan ibu dan anak warga Lhokseumawe.
“Ada dua warga yang kita amankan merupakan ibu dan anak yang kedapatan membawa ganja,” kata Kepala Kepolisian Resor Langkat AKBP Dwi Asmoro, di Stabat, Senin.
Ibu dan anak yang diamankan itu karena kedapatan membawa 19 kilogram ganja saat menumpang bus Putra Pelangi BL 7540 AA tujuan Medan, ketika ditangkap mereka duduk di bangku nomor 33 dan nomor 34, katanya.
Penangkapan itu dilakukan petugas Minggu (31/1) sekitar pukul 05.00 WIB, saat bus tersebut melintas di jalan Lintas Sumatera depan Pos Polisi Sei Karang, petugas lalu melakukan razia petugas lalu menghentikannya.
Penggeledahanpun dilakukan terhadap seluruh barang bawaan para penumpang, maka kedua tersangka berinisial PONI (52) seorang ibu rumah tangga dan anaknya AN (29) warga Dusun Keurani Uma Kelurahan MNS Mesjid Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe itu terlihat gugup.
“Kita periksalah mereka maka dari dalam kotak kardus merk salah satu minuman ditemukan ganja sebanyak 10 bal diperkirakan beratnya 10 kilogram,” katanya.
Pemeriksaan lalu dilanjutkan, maka ditemukan dari dalam tas koper merk Polo Milano warna hitam ganja sebanyak sembilan bal dengan berat sembilan kilogram, sambungnya.
Keduanya kini dalam pemeriksaan intensif penyidik Satresnarkoba untuk pengembangan kasusnya lebih lanjut, dan keduanya dituntut dengan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara diatas lima tahun.
Tersangka PONI yang ditemui di Mapolres Langkat menjelaskan ganja tersebut hendak dibawa ke Medan, dimana barang tersebut diperolehnya dari DIANA warga Cunda Lhokseumawe dengan upah sebesar Rp1 juta.
Bila berhasil sampai tujuan kami berdua mendapatkan upah Rp1 juta, sementara sebelumnya kami berdua juga sudah berhasil membawa ganja ke Medan untuk pertama kali, namun kali kedua ini kami tertangkap, kata PONI.
Sementara itu jajaran Kepolisian Sektor Tanjungpura juga menangkap dua tersangka pembawa 15 kilogram ganja juga tujuan Medan, Minggu (31/1) pukul 05.00 WIB.
Penangkapan saat keduanya menaiki bus Kurnia BL 7783 PB, setelah bus tersebut diberhentikan petugas dan memeriksa barang-barang bawaan para penumpang, maka dari tangan keduanya ditemukan ganja dan selanjutnya petugas memeriksa keduanya.
Kedua tersangka yang diamankan petugas ini berinisial RIFI (24) dan SYAM (39) mereka merupakan warga Desa Babah Bulon Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara.(anjas)