Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


PEMKAB Tangerang Wajibkan Pegawai Pakai Batik Khas

0

Tangerang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten akan mewajibkan para pegawai untuk memakai batik khas pada hari kerja.
“Kita sedang mempersiapkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pemakaian Batik Khas, pada hari kerja oleh  sipil negara (ASN) dalam lingkup Pemkab Tangerang,” kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Pemkab Tangerang Syaifullah di Tangerang, Kamis.
Menurut dia, saat ini perbun tersebut sedang digodok, dan rencananya pemakaian batik khas itu mulai  diberlakukan pada Januari 2017.
Syaifullah mengatakan pengunaan batik khas tersebut diharuskan bagi pegawai pada minggu ketiga setiap bulan.
Perbup tersebut nantinya, katanya, sebagai landasan hukum karena merupakan bagian dari penjabaran Permendagri tentang seragam pegawai.
Dia mengatakan Pemkab Tangerang telah memiliki batik khas diantaranya dengan motif ayam wareng, topi bambu serta monyet solear.
Penetapan batik khas Kabupaten Tangerang tersebut setelah pihak Disporabudpar mengadakan lomba disain dalam beberapa bulan lalu.
Dia mengatakan pembuatan batik khas tersebut juga dikerjakan oleh perajin lokal dan juga dapat dipesan melalui perajin di Pekalongan, Cirebon dan Bandung.
Pihak Pemkab Tangerang sudah menjalin kerjasama dalam pembuatan batik itu dengan perajin dari Pekalongan dan Cirebon.
Hal tersebut disebabkan karena mereka lebih profesional dalam pembuatan maupun pemasaran, sedangkan perajin lokal harus lebih banyak belajar.
Namun tujuan kerjasama itu agar dapat menambah minat perajin lokal yang selama ini masih dianggap awam dan belum berpengalaman dalam berbagai hal.
Menurut dia, Pemkab Tangerang tidak mengeluarkan anggaran khusus dalam pengunaan batik khas tersebut melalui APBD setempat.
Sedangkan mengenai pengadaan baju seragam itu diserahkan kepada masing-masing aparat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).(anjas)