Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Sumsel 2015 Meningkat 4,50 Persen

0
Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Sumsel 2015 Meningkat 4,50 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Sumsel 2015 Meningkat 4,50 Persen

Palembang, jurnalsumatra.com-Pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha. Administrasi Pemerintahan merupakan lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10.49 persen. Diikuti oleh Penyedia Akomodasi dan Makan Minuman yang tumbuh sebesar 9,87 persen serta Transportasi dan Pergudangan sebesar 9,77 persen.

Kepada jurnalsumatra.com Sasmito Hadi Wibowo sebagai PLT Kepala BPS Provinsi Sumsel mengatakan “Perekonomian Provinsi Sumatera Selatan tahun 2015 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PORB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp. 332,73 triliun dan PDRB perkapita mencapai Rp. 41.32 juta, dan tumbuh 4,50 persen melambat dibanding tahun 2014 sebesar 4,70 persen”.

Dikatakannya, dari sisi produuksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 10,49 persen. Sedangkan dalam sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT sebesar 4,50 persen pada triwulan IV-2015 bila dibandingkan triwulan IV-2014 (y-on-y) tumbuh sebesar 3,94 persen lebih lambat bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,98 persen mengalami kontraksi -3,55 persen bila dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q) dari sisi produksi.

“Hal ini disebabkan oleh efek musiman pada lapangan usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan yang tumbuh minus 25,04 persen. Dari sisi pengeluaran disebabkan oleh melambatnya pertumbuhan Ekspor Neto terutama penurunan Ekspor Minyak dan Gas (Migas) yang terkontrasi sebesar 19,45 persen.” Tambahnya.

Lebih lanjut dikemukakannya, Indek Tendensi Konsumen (ITK) adalah indicator perkembangan ekonomi terkini yang dihasilkan Badan Statistik melalui Survei Tendensi Konsumen (STK). ITK merupakan indeks yang menggambarkan kondisi ekonomi konsumen pada triwulan berjalan dan perkiraan triwulan mendatang.

Nilai ITK Provinsi Sumatera Selatan pada triwulan IV-2015 sebesar 100,35, artinya kondisi ekonomi konsumen meningkat dan triwulan sebelumnya namun dengan tingkat optimisme konsumen lebih rendah dibandingkan triwulan III-2015 (nilai ITK sebesar 107,32). Peningkatan kondisi ekonomi konsumen didorong oleh rendahnya pengaruh inflasi terhadap tingkat konsumsi dan meningkatnya konsumsi komoditi makanan dan non makanan.

Sementara kondisi ekonomis pada triwulan I-2016 diperkirakan sebesar 104,07, artinya kondisi ekonomi konsumen diperkirakan akan membaik. Tingkat optimism konsumen diperkirakan akan lebih tinggi dibandingkan triwulan IV-2015.

“Perbaikan kondisi ekonomi konsumen pada triwulan I-2016 diperkirakan karena adanya peningkatan pendapatan” pungkasnya. (edchan)