Polisi Aceh Aceh Barat Buru Pemilik Kayu Gelondongan

0

Meulaboh, jurnalsumatra.com – Aparat Kepolisian Resort Aceh Barat, Aceh, masih memburu pemilik kayu gelondongan yang diamankan dalam dua mobil truk karena dikeluarkan dari area kawasan hutan lindung Kecamatan Panton Reu.
Kapolres Aceh Barat AKBP Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasat Reskrim AKP Hardy Meladi di Meulaboh, Selasa, mengatakan hasil penyelidikan awal bahwa kayu tersebut terbukti tidak memiliki dokumen lengkap.
“Kayu-kayu itu dikeluarkan dari kawasan hutan lindung, tapi untuk lebih lengkapnya lagi kita masih proses berjalan dengan saksi ahli dari kehutanan akan mengecek benar atau tidak,” tegasnya.
Dia menjelaskan kronologis tertangkapnya truk membawa kayu gelondongan tersebut berawal dari kecurigaan melihat dua unit mobil truk membawa kayu tanpa ada surat-surat yang lengkap, setelah ditangkap dan dibawa ke Mapolres, ternyata kecurigaan tersebut terbukti benar.
Bersama dua mobil tersebut, pihak kepolisian juga mengamankan enam orang diduga sebagai pelaku, dua orang sopir dan empat orang yang mengangkut (kernet), namun sejauh ini pemilik kayu sebenarnya belum ditangkap.
“Kayunnya sebanyak dua truk, kubiknya ahli yang menentukan, kalau nilai ekonomisnya sektar Rp10 jutaan. Kami masih dalam tahap penyelidikan, untuk pemiliknya nanti disampaikan konfirmasi dari hasil proses,” sebutnya.
Terkait beredarnya informasi bahwa ada keterlibatan oknum anggota yang masih belum terungkap, Hardy membantahnya dan pihaknya memastikan temuan tersebut akan diproses sesuai aturan berlaku.
Adanya indikasi kayu tersebut berasal dari aktivitas perambahan hutan (illegal Loging), Hardy mengatakan pihaknya masih membutuhkan proses penyelidikan lebih lanjut.(anjas)