Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Kapolri Dukung Regulasi Atur Donor Organ

0

     Jakarta, jurnalsumatra.com – Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Badrodin Haiti menyatakan diperlukan regulasi yang mengatur donor organ tubuh manusia di Indonesia agar tidak disalahgunakan.
“Ya kalau terulang lagi dibuat aturan, dibuat regulasi bagaimana seseorang kalau mau mendonorkan organ tubuhnya,” kata Badrodin ditemui di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu, terkait perdagangan organ ginjal ilegal.
Menurut Kapolri, peraturan diharapkan juga meregulasi tata cara orang yang membutuhkan donor organ tubuh, tidak hanya ginjal.
Badrodin menjelaskan donor tidak ilegal jika organ tubuh tersebut tidak diperjualbelikan.
Namun jika seseorang melepas organ tubuhnya melalui perantara dan dia mengambil keuntungan atas penjualan itu maka hal tersebut melanggar ketentuan medis.
Masyarakat, jelas Kapolri, perlu mendapat kejelasan tentang tata cara bagaimana mendapatkan donor organ tubuh secara legal.
“Oleh karena itu harus diatur, ada regulasi yang bisa menempatkan di mana masyarakat mau mendonorkan, di mana masyarakat itu mau mencari pendonor. Ini saling membutuhkan,” tegas Kapolri.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menegaskan bahwa pelaku yang memperjualbelikan organ tubuh manusia harus diproses hukum.
Dia menegaskan, organ tubuh manusia tidak boleh diperjualbelikan jika ada kegiatan jual beli tersebut melibatkan siapa pun termasuk  dokter maka harus diproses secara hukum.
Meski tidak memperbolehkan jual beli organ, tapi dari sisi kemanusiaan, jika ada pasien yang sangat membutuhkan misalnya ginjal maka itu diperbolehkan. Tapi lebih baik lagi jika donor dari keluarga.(anjas)