Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


DINKES Ternate Libatkan Kelurahan Sosialisasi Imunisasi Polio

0

Ternate, jurnalsumatra.com- Dinas Kesehatan Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) melibatkan pihak keluarahan dalam mensosialisasikan imunisasi polio yang akan dilaksanakan serentak secara nasional pada pekan imunisasi nasional (PIN) polio mulai 28 Februari 2016.
Kepala Dinkes Kota Ternate Nurbaity Radjabessy di Ternate, Senin, mengatakan, pihak kelurahan berhadapan langsung dengan masyarakat, selain itu juga memiliki jaringan RT/RW serta organisasi di tingkat kelurahan, sehingga sangat efektif untuk membantu mensosialisasikan imunisasi polio.
Jaringan Dinkes di tingkat bawah khususnya puskesmas, puskesmas pembantu, termasuk posyandu kader kesehatan di tingkat kelurahan juga dikerahkan untuk mensosialisasikan imunisasi polio yang akan dilaksanakan pada PIN polio nanti.
Ia mengimbau, masyarakat di Kota Ternate, khususnya yang memiliki anak 0-59 bulan membawa anaknya ke puskesmas, puskesmas pembantu atau tempat yang disiapkan pemerintah untuk mendapatkan imunisasi polio pada PIN nanti, karena imunisasi sangat penting bagi kesehatan anak.
Anak yang mendapat imunisasi polio akan memiliki kekebalan dalam melawan virus polio, sehingga anak bersangkutan dalam pertumbuhannya akan terbebas dari virus yang mengakibatkan kelumpuhan itu, seperti yang dewasa ini masih terlihat di berbagai daerah di Indonesia termasuk di wilayah Malut.
“Saya mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai berbagai informasi negatif mengenai imunisasi polio yang akan dilaksankan pada PIN nanti, karena dapat dipastikan bahwa semua informasi itu adalah tidak benar dan hanya untuk menakut-nakuti masyarakat,” kata Nurbaity Radjabessy.
Imunisasi polio merupakan program pemerintah untuk membebaskan Indonesia dari polio, oleh karena itu sangatlah tidak berasalan kalau imunisasi dengan cara tetes dimulut anak itu akan mengakibatkan efek negatif bagi kesehatan anak.
Menyinggung masih adanya wilayah di Kota Ternate yang puskesmanya jauh dari tempat tinggal warga, seperti di Pulau Moti, Pulau Hiri dan Pulau Batang Dua, Nurbaity Radjabessy mengatakan, itu tidak jadi masalah karena pelayanan imunisasi polio pada PIN nanti akan didekatkan ke tempat tinggal warga, misalnya dengan memanfaatkan kantor kelurahan.(anjas)