Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Program Keluarga Berencana Diharapkan Sentuh Wilayah Miskin

0

    Manado, jurnalsumatra.com – Program Keluarga Berencana (KB) diharapkan menyentuh wilayah miskin, padat penduduk, tertinggal dan terpencil, kata Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Utara Drs Nerius Auparay MSi.
“Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, pelaksanaan program KB lebih fokus kepada masyarakat kurang mampu serta tidak memiliki akses terhadap fasilitas kesehatan,” kata Auparay di Manado,Jumat.
Karena itu, kata dia, pencanangan “Kampung KB” yang sudah dilakukan di beberapa kabupaten dan kota menjadi titik balik bangkitnya program KB serta menjangkau masyarakat kecil yang tinggal di desa, dusun atau kampung.
“Presiden Joko Widodo telah mencanangkan Kampung KB pada bulan Januari lalu, dan dari pencanangan ini diharapkan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga atau KKBPK bersinergi dan saling mendukung,” katanya.
Dia menambahkan, program KKBPK diarahkan untuk mewujudkan nawa cita terutama agenda prioritas ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa/kampung dalam kerangka NKRI.
Agenda prioritas kelima, lanjut dia yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia serta melakukan revolusi karakter bangsa.
Dia menambahkan, BKKBN telah melaksanakan penanaman nilai-nilai revolusi mental berbasis keluarga.
“Pendekatan keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat diharapkan dapat menginternalisasi nilai-nilai etos kerja, integritas dan gotong royong,” katanya.
Pencanangan “Kampung KB” di Sulawesi Utara dilaksanakan di Kampung Bebu (Kabupaten Kepulauan Sangihe), Desa Kima Bajo (Kabupaten Minahasa Utara) serta Kota Tomohon.(anjas)