Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


KRI Tawau Bangkitkan Keberanian TKI Tuntut Hak

0

    Nunukan, jurnalsumatra.com – Konsulat RI (KRI) Tawau, Negeri Sabah, Malaysia berupaya membangkitkan keberanian warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia untuk menuntut hak-haknya kepada majikan.
“Kami inginkan TKI itu berani menuntut hak-haknya agar tidak diperlakukan semena-mena oleh majikannya,” ujar Konsul RI Tawau Abdul Fatah Zainal melalui Konselor Bidang Imigrasi Ujo di Nunukan, Rabu.
Ia menegaskan selama ini banyak TKI yang tidak mendapatkan hak-haknya sesuai perjanjian awal karena ada ketakutan kepada majikan sehingga berdampak pada yang bersangkutan.
Langkah yang telah dilakukan akhir-akhir ini, kata Ujo, dengan menyosialisasikan kepada TKI dengan mengunjungi kamp-kamp tempat tinggal mereka di perkebunan di wilayah kerjanya.
Ujo mengatakan tidak memungkiri adanya majikan yang sengaja memperlakukan TKI secara semena-mena dengan tidak memberikan hak-haknya berupa upah yang layak dan perjanjian lainnya termasuk ketersediaan tempat tinggal dan kebutuhan sehari-harinya yang layak.
Namun, dia menyadari hal itu terjadi disebabkan para TKI di Negeri Sabah sebagian besar tidak memiliki dokumen keimigrasian yang sah sebagai pekerja asing makanya menjadi pekerjaan rumah Konsulat RI Tawau.
Ia juga mengharapkan TKI segera melaporkan diri kepada Konsulat RI sebagai perwakilan pemerintah Indonesia di negara itu apabila mendapatkan perlakuan yang tidak senonoh dari majikannya.
Hanya saja, Ujo mengatakan TKI juga seringkali berdiam diri meskipun diperlakukan sebagaimana layaknya karena ketakutan diberhentikan atau dipersoalkan aparat hukum negara itu.
Oleh karena itu, Konsulat RI Tawau berusaha mengubah pola pikir TKI dengan tidak merasa takut melaporkan majikannya yang bertindak sewenang-wenang.
Konsulat RI Tawau berusaha memberikan perlindungan kepada TKI di wilayah kerjanya yakni Lahad Datu, Semporna, Kunak dan Tawau dengan menyediakan penasehat hukum apabila tidak merasa diperlakukan tidak sesuai dengan kesepakatan awal.