Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Operator Alat Berat Tewas Akibat Kecelakaan Kerja

0

    Rejanglebong, jurnalsumatra.com – Operator alat berat pengerjaan jalan PT Pertamina Geothermal Energi Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, tewas akibat mengalami kecelakaan kerja.
Kabag Logistik PT Teratai Indah Lestari yang merupakan rekanan PT PGE, Tio Gusti Satria di Rejanglebong, Selasa, mengatakan saat membawa jenazah korban ke RSUD Curup untuk menjalani visum, menjelaskan korban tewas tersebut ialah Dedi Iswanto (28) warga Desa Marga Mulya, Kecamatan Air Ramik, Kabupaten Muko-muko.
Korban yang berprofesi sebagai operator alat berat jenis exavator itu tewas setelah tertabrak truk tronton yang semula mengangkut alat berat itu setelah diturunkan berjalan mundur dan menabrak korban.
“Ini murni akibat kecelakaan kerja, dan saat musibah ini terjadi yang bersangkutan menggenakan sejumlah alat keselamatan kerja,” katanya.
Peristiwa itu sendiri terjadi saat korban sedang menjalankan alat berat membuka badan jalan di kawasan Kelurahan Tes, Kecamatan Lebong Selatan. Kondisi jalan yang dibuka ini berupa tanjakan, di mana di bagian atas jalan terparkir kendaraan tronton pengangkut exavator dengan jarak sekitar 30 meter yang kemudian berjalan mundur dan menabraknya.
“Kejadian itu terjadi saat jam istirahat, korban saat itu terlihat berdiri di belakang mobil tronton. Entah mengapa tiba-tiba mobil truk tronton tersebut berjalan mundur dan kemudian menabrak korban yang berdiri membelakangi truk. Karyawan lainnya yang masih berada di lokasi langsung melakukan pertolongan dan menghentikan truknya,” kata Tio.
Selanjutnya korban yang terluka parah terutama di bagian kepala, serta punggung patah ini kemudian mereka bawa ke RSUD Curup, namun dalam perjalanan meninggal dunia. Setelah menjalani visum jenazah ini selanjutnya mereka bawa ke Muko-muko guna diserahkan kepada pihak keluarga korban.
Sementara itu Mulyadi (48) paman korban mengatakan dirinya yang kebetulan sedang berada di Kabupaten Lebong untuk suatu urusan, saat mendapatkan kabar kejadian yang menimpa keponakannya itu namun jenazahnya sudah dibawa ke RSUD Curup.
“Dia baru sebulan bekerja di sana, korban meninggalkan satu orang anak yang masih kecil,” ujar Mulyadi.(anjas)