Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Sekda Lahat Kukuhkan FAKL

0
Sekda Lahat Kukuhkan FAKL

Sekda Lahat Kukuhkan FAKL

Lahat, jurnalsumatra.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lahat, Nasrum Aswari SE MM, melantikkepengurusan FAKL periode 2016-2018.
Hak mendapatkan pendidikan, kesehatan serta perlindungan dari tindak kekerasan harus didapat dan dirasakan kan oleh anak-anal khususnya yang berada dikabupaten Lahat. Oleh sebab itu, Pemkab Lahat Kamis (12/2) membuntuk Forum Anak Kabupaten Lahat (FAKL), guna melindungi anak-anak dari segala bentuk ancaman yang bisa merampas hal-hak nya.
Dikukuhkannya FAKL ini, diharapkan perkembangan anak menjadi semakin baik dan bisa memberikan motivasi bagi mereka (Anak-anak-red) untuk berkarya dan berprestasi demi masa depannya.
“Sebab, anak adalah aset berharga bagi bangsa dan tanah air larena itu segala hak-hak anak harus terlindungi dari sehala bentuk ancaman apapun,” tutur mantan Kepala BKD dan Diklat Kabupaten Lahat ini, saat melantik FAKL, Kamis(18/2).
Menurut Nasrun, keamanan dan kenyamanan anak-anak harus dapat dijaga bersama sehingga mereka dapat beraktifitas dengan baik. Karena itu, peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga anak-anak harus terus dilakulan agar tidak ada lagi ketidak adilan yang menimpanya.
“Selama ini tidak jarang kita mendengar adanya aksi kekerasan dan eksploitasi terhadap anak-anak. Dan hal ini jangan pernah terjadi dikabupaten Lahat, karenanya peran kita semua dalam melindungi dan menjaganya,” tuturnya lagi.
Lebi jauh, ditambahkannya, perkembangan dunia sekarang menuntut semua untuk bisa lebih memperhatikan setiap sisi anak karena ada dua sisi yang berperan untuk mengarahkan perkembangan anak yaitu orang tua dan lembaga pendidikan. Karenanya, Pembinaan, pendidikan dan pengarahan anak adalah merupakan suatu cara investasi bagi keluarga, bangsa dannegara.
“Jika terjadi kesalahan dalam memberikan pendidikan kepada anaka akan berdampak buruk bagi perkembangan si anak. Alangkah baiknya jika sejak dini anak-anak di didik berdasarkan landasan agama,” tukasnya. (Din)