Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Bus Bantuan Kemenhub Alih Fungsi Jadi Transmusi

0

Palembang, jurnalsumatra.com – Bus bantuan Kementrian Perhubungan untuk Pemerintah Kota Palembang sebanyak lima puluh unit dialih fungsikan ke pihak swasta BUMD milik Pemerintah Kota Palembang PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J), Senin (22/2).

Alih fungsi milik Negara ini ditandai dengan peresmian 50 unit bus Transmusi bantuan dari Kementerian Perhubungan RI, bertempat di taman bawah Jembatan Ampera. Launching 50 unit bus Transmusi juga berbarengan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Bus Transmusi yang ke-6 tahun dan MoU antara SP2J dengan Bank Sumsel Babel terkait penggunaaan BSB Cach (simcard) pada 50 unit Bus Transmusi.

“Terima kasih kepada Pemerintah, Dishubkominfo, Gubernur atas apa yang telah kita dapatkan ekarang,” kata Walikota Palembang, H Harnojoyo.

Harnojoyo menjelaskan saat ini Armada bus Transmusi berjumlah 200 unit. Kedepan akan diupayan penambahan unit lagi agar dapat emmenuhi kebutuhan terutama pada saat penyelenggaraan Asian Games 2018 mendatang. “Dengan adanya bantuan dari kemenhub tersebut diharapkan dapat menciptakan moda trasportasi umum yang lebih baik lagi serta meningkatkan pelayanan kepada msyarakat sebagai pengguna angkutan umum,” jelasnya.

Hal senada di sampaikan Direktur Utama PT SP2J, Ahmad Novan SH MH, yang mengatakan, launching ke-50 unit bus Transmusi ini sengaja dilakukan berbarengan dengan memperingati HUT Ke-6 Transmusi. Meski bus-bus itu sudah tiba di Palembang sejak akhir Januari lalu.

Selain acara launching, juga dilakukan MoU SP2J dan Bank SumselBabel (BSB) terkait pemberlakuan simcard. “Kita bakal mengadakan lagi simcard seperti dulu. Sedangkan untuk simcard sendiri bakal dibuat oleh pihak MDP. Jadi, saat launching bus langsung gunakan simcard,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Novan, ke-50 bus baru ini akan dioperasionalkan untuk trayek ke luar kota terutama Unsri Inderalaya dan Tanjung Senai Inderalaya. Selain itu, juga bakal mengadakan lagi rute Palembang-Banyuasin yang dulunya sempat terhenti. Bahkan pihak SP2J sudah melakukan survei pada Jalan HM Noerdin Pandji. “Dan bila memungkinkan akan melewati jalan Nurdin Pandji juga,” selanya.

Bukan hanya rute-rute tersebut, Rute Ampera-Kenten Laut dan arah Kenten Laut yang selama ini lewat dari Kusuma Bangsa nantinya akan ditambah lagi dengan trayek dari arah Giant (Jl MP Mangkunegara) juga bakal dihidupkan kembali sehingga semakin banyak penumpang dan mengurangi penumpukan kendaraan.

Mengenai tarif yang dikenakan pada pengguna Bus Transmusi, jelasnya ada pemberlakuan harga khusus untuk para pelajar. Jika selama ini tarif Transmusi berlaku untuk semua kalangan Rp. 5.500. Pelajar yang menggunakan seragam akan di kenakan tarif Rp. 3.000 untuk sekali jalan.

“Tapi hanya khusus pelajar dari tingkat, SD, SMP, dan SMA yang menggunakan seragam sekolah,” tukasnya.(ria)