Irman : Calon Kepala Daerah Harus Dikenal Masyarakat

0

     Sarilamak, Sumatera Barat, jurnalsumatra.com – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman menyarankan agar pasangan calon kepala daerah saat pilkada mendatang agar lebih diberi ruang untuk menyosialisasikan diri kepada masyarakat.
Irman Gusman dalam kunjungannya ke Sarilamak, Sumatera Barat, Kamis mengatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu merevisi aturan terkait sosialisasi calon kepala daerah untuk pilkada serentak berikutnya.
“Mudah-mudahan ke depannya calon kepala daerah agar lebih diberi ruang untuk menyosialisasikan kepada para pemilih,” kata dia saat serah terima jabatan Bupati Limapuluh Kota sekaligus memberikan bantuan bagi korban bencana yang melanda daerah itu pada beberapa waktu lalu.
Menurutnya, dengan dengan adanya aturan yang sangat membatasi pasangan calon untuk memasang alat peraga menyebakan pesta demokrasi tersebut kurang meriah di tengah masyarakat.
Sehingga hal itu berdampak kepada lemahnya semangat masyarakat untuk menggunakan hak pilih serta pastisipasi yang kurang memuaskan.
“Pilkada yang lalu, alat peraga tersebut sangat dibatasi sehingga semarak pesta demokrasi tidak kelihatan,” kata dia.
Meski demikian, ia mengapresiasi pelaksanaan pilkada serentak 2015, dimana prosesnya berjalan cukup aman, tertib, dan berjalan, meski ada beberapa kekurangan yang meski diperbaiki pada masa yang akan datang.
Sementara Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 7 tahun 2015 tentang kampanye, dimana semua alat peraga dan bahan kampanye itu disediakan oleh pihak penyelenggara pemilu dan setiap pasangan calon tidak dibenarkan menyediakannya
Sementara sebagian masyarakat mengapresiasi KPU terkait aturan pemasangan APK, sehingganya para calon tidak melakukan pemasangan APK di sembarang tempat.
“Sebelumnya ada aturan tersebut, baik calon kepala daerah maupun calon legislator memasang alat untuk menyosialisasikan diri seperti di pohon-pohon, tiang listrik, rumah masyarakat, dan beberapa tempat lainnya,” kata seorang warga Limapuluh Kota, Masri.
Sehingganya, APK yang bertebaran tersebut merusak keindahan dan mengganggu pemandangan.(anjas)

Share.

About Author