Barut – TNI Cetak Sawah Seluas 1.500 Hektare

0

     Muara Teweh, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Kodim 1013 Muara Teweh mencetak lahan persawahan baru di lima kecamatan seluas 1.500 hektare.
“Saat ini kegiatan sudah dimulai dan sedangkan dilakukan pengecekan lokasi lahan yang akan dibuat sawah baru yang merupakan program perluasan  dalam penguatan program ketahanan pangan nasional,” kata Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Barito Utara (Barut), Setia Budi di Muara Teweh, Jumat.
Menurut Budi, perluasan lahan persawahan itu akan dilaksanakan di lima kecamatan yakni Montallat, Gunung Timang, Teweh Selatan, Teweh Timur, dan Kecamatan Lahei.
Cetak sawah serta pembuatan dan pembenahan saluran irigasi ini bersumber dari dana APBN ini yang nantinya dilaksanakan secara swakelola oleh TNI AD di daerah ini  dengan biaya Rp16,5 juta per hektare.
“Untuk mencetak sawah  harus memenuhi persyaratan yakni harus ada kelompok tani yang siap untuk mengelola cetak sawah, penanaman akan dilakukan oleh kelompok tani. Karena lokasi sudah cetak harus ada kelompok tani, sehingga selesai cetak segera dilaksanakan penanaman oleh kelompok tani,” katanya.
Pekerjaan pencetakan sawah baru ini merupakan lahan milik petani setempat, setelah selesai dikembalikan lagi ke warga tersebut dan ditargetkan pada musim tanam Oktober – Maret 2016/2017 sudah bisa ditanam padi sawah.
Luas persawahan yang ada di Kabupaten Barito Utara sekitar 2.200 hektare, sementara untuk luas lahan padi ladang mencapai 7.000-9.000 hektare.
“Diharapkan dengan perluasan sawah, Kabupaten Barito Utara dapat memenuhi swasembada pangan dan dapat mengekspor ke daerah lain serta memenuhi kebutuhan nasional,” ujar Budi.(anjas)