Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Gubernur Sumsel Akan Menindak Pemkot Palembang

0

20150421pemeriksaan-alex-nurdin-kpk-200415-rn-3PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel secepatnya akan mengambil tindakan dengan mengeluarkan keputusan perihal adanya ketidakharmonisan di tubuh Pemerintah Kota Palembang.

Gubernur Sumsel, Alex Noerdin mengatakan, dirinya terkejut mendengar adanya belasan pejabat Pemerintah Kota Palembang, yang mendatangi Kantor Gubernur untuk mengajukan permohonan kepada Gubernur Sumsel menarik jabatan, dan mengganti Sekda Kota Palembang, Ucok Hidayat.

Alex Noerdin akan segera mempelajari adanya ketidakharmonisan yang terjadi di jajaran SKPD Kota Palembang dengan Sekda yang diperkirakan akan mempengaruhi roda pemerintahan.

“Nanti saya pelajari dulu. Kami lihat kemungkinannya dulu,” katanya saat ditemui di Griya Agung, Selasa (23/2/2016).

Dia menambahkan, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu, adanya ketidakharmonisan di tubuh Pemkot Palembang. Secepatnya, pihaknya akan menentukan keputusan.

“Nanti saya pelajari dahulu. Mungkin besok pagi kami dapat petunjuk itu ya,” ujarnya.

Seperti diketahui puluhan pejabat Pemkot Palembang ramai-ramai mendatang Pemprov Sumsel guna menemui Gubernur Alex Noerdin. Kedatangan mereka diterima Sekdaprov Sumsel, Mukti Sulaiman. Dalam pertemuan itu terungkap kalau puluhan pejabat ini resah dengan gaya kepemimpinan Sekda Ucok Hidayat sekaligus mempertanyakan mutasi jabatan yang tidak sesuai dengan arahan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Selanjutnya Alex Noerdin meminta agar permasalahan tersebut tidak berlarut-larut dan segera bisa diselesaikan secara baik-baik, sehinga pekerjaan yang sekustinya bisa berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan.

Sebelumnya pada senin sore, sejumlah kepala SKPD di lingkup Pemkot Palembang mendatangi Kantor Gubernur Sumsel, dan melakukan rapat dengan Sekda Provinsi Mukti Sulaiman dan Kepala BKD Myzakir.

Dalam pertemuan tersebut disampaikan pernyataan SKPD Kota Palembang tentang penyelenggaraan pemerintahan Pemkot Palembang yang tidak harmonis.(yuyun)