Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


PKL Bantaran Musi Ditertibkan

0

IMG_20160225_131748Palembang, jurnalsumatra.com – Sejumlah Pedagang Kaki Lima yang menggelar dagangannya dipingiran Sungai Musi dan Badan jalan Rumah Sakit dr Ak Gani Palembang membuat Sat Pol PP Kota Palembang gerah lakukan pengangkutan barang, Kamis(25/2/2016).

Ratusan Personel Polisi Pamong Praja menyisir pingiran sungai musi di seputaran 16 ilir, para PKL pun langsung berkemas agar barang-barang dagangan mereka tidak disita begitu juga PKL RS dr Ak Gani.

Kepala Bidang Operasional dan Penertiban Sat Pol PP kota Palembang, Hendra, Mengatakan Penertiban Pedagang Kaki Lima yang melangar akan terus dilakukan penertiban guna mendukung upaya pemerintah kota palembang dalam mempersiapakan Asian Games.

“Pkl ini menggunakan fasilitas umum untuk berdagang, jelas-jelas menganggu pengguna jalan apa lagi Palembang akan menjadi tuan rumah Asian Games,”ungkap Hendra

Ia menjelaskan, penertiban PKL ini akan rutin digelar terutama di kawasan BKB pasar 16 yang melangar perda

Ia berharap dukungan dan peran aktif masyarakat dalam melaporkan jika melihat ada pedagang kaki lima yang berjualan di lokasi terlarang, hal ini perlu mengingat Kota Palembang tahun 2018 akan menjadi tuan rumah Asian Games untuk itulah Kota Palembang perlu bersih, tertib dan indah.

“Kami akan lakukan penertiban secara rutin, sebelumnya pun kita telah penertiban dari kawasan Demang Lebar Daun sampai sepanjang jalan Sudirman dan sakarng BKB Pasar 16 dan sepanjang Jalan dr AK Gani,”katanya

Selain itu, sambungnya, bukan hanya melakukan penertiban di pagi dan siang hari, pihaknya pun melakukan patroli rutin pada malam hari untuk menertibkan pedagang yang masih melanggar aturan

“Kalau mereka ada rasa memiliki kan pasti ada keinginan untuk ikut menjaga kerapian dan juga kebersihan, bukannya malah merusak estetika dengan berjualan di pinggir jalan,” tuturnya.

Ditambahkanya, semua pedagang yang terkena penertiban ini, ada yang dikenakan sanksi berupa denda dan juga ada yang hanya dilakukan peringatan.(ria)