Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Warga Palembang Diimbau Waspadai Angin Langkisau

0

Palembang, jurnalsumatra.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengimbau warga Kota Palembang agar mewaspadai angin langkisau atau puting beliung memasuki peralihan musim dari musim hujan ke kemarau Februari hingga Maret 2016.
“Angin kencang disertai turunnya hujan yang merobohkan dua pohon besar di lokasi berbeda yang menutupi ruas Jalan Mayor Ruslan dan Kamboja Palembang hari ini berpeluang terus terjadi hingga bulan depan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten (BMKG) Sumsel Indra Purnama di Palembang, Rabu.

Dia menjelaskan, pada musim peralihan (pancaroba) dari musim hujan ke kemarau berpotensi terjadi bencana angin langkisau.
Untuk mencegah terjadinya kerugian harta benda dan timbulnya korban jiwa, masyarakat diimbau agar meningkatkan kewaspadaan.
Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan diperlukan kewaspadaan yang tinggi dengan menghindari berada di sekitar benda-benda atau pohon yang diperkirakan gampang roboh seperti yang terjadi di Jalan Mayor Ruslan dan Kamboja sekarang ini.

Selain menumbangkan pohon, sebelumnya beberapa hari terakhir ada dua kabupaten yang juga dilanda bencana angin langkisau.
Pada Minggu (14/2) puluhan rumah warga di sejumlah desa di Kabupaten Banyuasin dan Musi Banyuasin rusak ringan hingga berat diterpa angin langkisau.
Meskipun belum ada korban jiwa akibat bencana angin langkisau, masyarakat yang berada di kabupaten/kota yang rawan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan agar bisa diminimalisir timbulnya korban jiwa dan harta benda.
“Hujan disertai angin kencang akan semakin sering terjadi hingga Maret 2016,” ujar Indra.

Sementara salah seorang Karyawan PT Jevin Multi Sarana yang berkantor di kawasan Jalan Mayor Ruslan Palembang Taufik mengatakan pohon yang tumbang akibat ditiup angin kencang berada persis dibelakang mobil bak terbuka yang dikendarainya.
“Setelah melakukan pekerjaan kantor dari kawasan Lemabang, saya langsung kembali ke kantor sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Mayor Ruslan dekat persimpangan tiga akses ke Jalan Veteran mobilnya hampir ditimpa pohon besar yang tumbang,” ujarnya.

Dalam peristiwa itu kondisi jalan tidak terlalu ramai seperti biasanya, sehingga setelah mobilnya mellintas dan nyaris ditimpa pohon tumbang tidak ada kendaraan lain yang menjadi korban.
Setelah kejadian itu jalan kembali mulai ramai sehingga mengakibatkan arus lalu lintas dari kawasan Sekip dan Lemabang yang akan menuju Jalan Veteran mengalami kemacetan sekitar dua jam karena terhalang pohondan dalam proses pembersihan oleh petugas Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan, dan Pemakaman (PJPP) Kota Palembang, kata saksi mata itu.(anjas)