Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Pengolahan Limbah Kota Palembang Dirancang Serius

0
Pengolahan Limbah Kota Palembang Dirancang Serius

Pengolahan Limbah Kota Palembang Dirancang Serius

Palembang, jurnalsumatra.com – Pemerintah kota Palembang mempunyai kometmen serius dalam rencana penerapan system sanitasi, mendapat tanggapan yang positif dari pemerintah pusat, karena itulah Kementrian PU Cipta Karya dan bantuan dari Australia dipergunakan untuk pembangunan akses sanitasi layak 100% untuk Kota Palembang.

Hal ini disampaikan Direktur Keterpaduan Infrastruktur Kementerian PU Cipta Karya Dwityo Akro Soeranto kepada jurnalsumatra.com yang mengatakan “Palembang menjadi kota prioritas pembangunan akses sanitasi layak 100%” jelasnya di sela rapat pematangan swarage Kementerian PUCK di Novotel Palembang.

Ia mengatakan, keseriusan Pemerintah Kota Palembang inilah yang mendorong kami dalam rencana penerapan sistem sanitasi ini. “Salah satunya hibah dari Australia sudah akan difungsikan untuk pembangunan IPAL di Sei Selayur” ungkap Dwityo didampingi Kepala CPMU Program Hibah Air dan Sanitasi Kementerian PUCK RI Chandra Situmorang.

Menurutnya, pemerintah menargetkan sanitasi layak 100% bisa terwujud pada 2019. Sampai tahun ini baru tercapai 15% pembangunannya, salah satunya akan terpenuhi di Palembang, kota Metropolitan seperti Palembang penting menerapkan IPAL. agar kesehatan masyarakat lebih terjaga. Sebab septic tank yang dibuat di pemukiman kebanyakan dapat merusak air tanah yang mengalir ke sungai tanpa diolah terlebih dulu.

Ia berharap, masyarakat bisa difasilitasi akses sanitasi layak ini, terutama yang tinggal di pemukiman padat dan komersil. retribusinya bisa 25% dari tagihan air minum. dengan mekanisme pembayaran disesuaikan kebijakan kota, sebab belum semua masyarakat adalah pelanggan PDAM.

“Persiapan pembangunan instalasi pembuangan air limbah atau sanitasi ini, sudah sejak dua tahun lalu. Diketahui DED, Amdal, dan pembebasan lahan di Kawasan Sei Selayur Kalidoni Palembang sudah selesai. sedangkan kegiatan konstruksi akan dimulai pada tahun 2017” jelas Candra menambahkan.

Diakuinya. Sumber dananya, cukup banyak yakni hibah Australia 21 juta USD, APBN, APBD provinsi dan kota. Pembangunannya sesuai amanat UU 23 tahun 2003 dimana pelaksanaannya dimungkinkan akhir 2017- 2020. “Kami targetkan terdapat 12.000 sambungan rumah untuk 60.000 penduduk di kawasan padat,” ungkapnya.

Sementara itu Wali Kota Palembang Harnojoyo menyatakan, persiapan untuk pembangunan instalasi pengolahan limbah perkotaan atau IPAL Komunal sudah rampung. Dana yang digunakan merupakan hibah program sanitasi dari Kedubes Australia. Ditambah dari APBN, APBD Provinsi dan kota.

“Kami Sudah disiapkan lahan seluas 5,7 hektare di Kelurahan Sei Selayur Kecamatan Kalidoni. Pembebasan lahannya pun sudah selesai. Sudah tidak ada kendala lagi,”pungkasnya. (edchan)