Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


DIY Targetkan Redesain Tanjung Adikarto Selesai 2016

0

     Yogyakarta, jurnalsumatra.com – Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta menargetkan redesain pembangunan Tanjung Adikarto selesai pada 2016 sehingga pembangunan fisik  pelabuhan itu bisa  kembali dilanjutkan.
“Pokoknya tahun ini (redesain Tanjung Adikarto, red.) harus bisa selesai, baru akan melakukan lelang lagi untuk pembangunannya,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sigit Sapto Rahardjo di Yogyakarta, Kamis.
Ia mengatakan dalam desain baru Tanjung Adikarto akan memuat empat pokok, yakni evaluasi proses pembangunan sebelumnya, penentuan standar ideal konstruksi pemecah ombak,  manajemen pengelolaan sedimen, dan sistem pengelolaan sedimen.
“Yang pertama artinya tahun ini tidak akan ada pembangunan fisik dulu,” kata Sigit yang dilantik sebagai Kepala DKP DIY pada pertengahan Februari lalu.

        Menurut dia, standar  ideal konstruksi  pelabuhan perlu ditentukan mengingat konstruksi sebelumnya masih terlalu minimal.
Standar “break water” (pemecah ombak) saat ini, kata dia, masih jauh dari ideal sehingga kapal masih sulit masuk pelabuhan.
Untuk “break water” bagian timur yang dirancang memiliki panjang 300 meter, misalnya, apakah betul masih kurang 80 meter nanti akan dihitung ulang.
“Nanti kami akan hitung lagi. Kalau yang sekarang standar minimalnya saja masih kurang sehingga kapal sulit masuk,” kata mantan Penjabat Bupati Bantul itu.

     Manajemen pengelolaan sedimen, menurut Sigit, juga penting dalam hal efisiensi biaya pengerukan  sediman itu sendiri.
Manajemen  pengelolaan sedimen itu, antara lain meliputi pemanfaatan sedimetasi pasir yang ada pada alur dan kolam pelabuhan itu, agar tidak terbuang sia-sia.
“Pengerukan sendiri kan membutuhkan biaya. Kalau pasir sedimentasi bisa dimanfaatkan apakah bisa untuk bangunan. Harapannya kan nanti juga bisa mengurangi pengambilan pasir di kawasan Gumuk Pasir  Parangtritis,” kata dia.
Sigit mengatakan untuk sistem pengelolaannya akan  dibahas dalam koordinasi multisektor  seperti Dinas Perhubngan, PU, dan Dinas Perikanan.
Menurut dia, DKP DIY  belum  berani menargetkan  kapan akan dilakukan peluncuran Pelabuhan Tanjung Adikarto selama redesain belum diselesaikan dan awal pembangunan ulang belum ditetapkan.
“‘Launching’ untuk apa kalau kapal kecil saja belum bisa masuk,” kata dia.(anjas)