Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Guru PAUD Hingga SMP Harus Strata Satu

0
Tugas Khusus Siswa Saat GMT

Guru PAUD Hingga SMP Harus Strata Satu

PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Target Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mewajibkan semua guru dari jenjang PAUD-SMP sederajat harus sudah mengenyam pendidikan Strata I atau sarjana pada 2015 lalu belum bisa terwujud. Pasalnya, untuk di Sumsel saja sampai saat ini masih banyak guru yang belum sarjana.

“Dari total 79.851 guru PAUD-SMP negeri dan swasta di Sumsel, sebanyak 36.724 guru belum sarjana. Padahal, kami sudah berupaya supaya semua guru harus kuliah dengan dibantu program beasiswa,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Drs Widodo MPd.

Dikatakan, ada beberapa faktor yang membuat guru tidak ingin kuliah yaitu diantaranya guru yang berada di daerah pelosok tidak ingin mengikuti aktifitas perkuliahan di daerah perkotaan, tidak ingin meningalkan keluarga, dan merasa tidak mampu lagi untuk mengenyam pendidikan karena usia sudah tua.

“Guru yang belum sarjana ini didominasi guru SD, yaitu sebanyak 18.856 guru yang belum sarjana dari total guru SD sebanyak 40.402 guru yang berasal dari 17 Kabupaten/Kota di Sumsel. Jumlah ini sangat besar. Padahal, kami sudah memfasilitasi guru dengan program beasiswa untuk kuliah,” terangnya.

Dikatakan Widodo, pihak Dinas Pendidikan Sumsel setiap tahun menyiapkan kuota beasiswa sebanyak 8.600 dan diprioritaskan untuk guru baik dari sekolah negeri maupun swasta. “Program beasiswa ini tidak dimanfaatkan dengan baik oleh guru, sosialisasi sudah terus kami lakukan tetapi tetap saja tidak digubris. Nah, inilah yang membuat kami sedikit kewalahan untuk menuntaskan guru yang belum sarjana,” ungkapnya.

Menurutnya, upaya Pemerintah sudah sangat maksimal untuk mewajibkan seluruh guru menyelesaikan pendidikan strata I. “Ya, misalnya saja dengan program sertifikasi, kan program ini memancing supaya guru harus sudah sarjana dengan reward pencairan sertifikasi yang diberikan Pemerintah,” tuturnya.

Ia menambahkan, usia guru yang relatif tua menjadi kendala utama pihaknya untuk mewajibkan guru mengenyam pendidikan strata I. “Guru sudah malas untuk belajar, memang harus dibuat regulasi khusus supaya dalam waktu dekat tidak ada lagi guru yang berlatarbelakang pendidikan SMP dan SMA,” tukasnya.

Ia berharap, khusus guru di Sumsel berlomba-lomba untuk menyelesaikan pendidikan tinggi dan meraih gelar sarjana. “Ya, otomatis kalau guru ikut pendidikan tinggi pengetahuan mereka akan bertambah dan ini bisa memberikan dampak positif bagi siswa di sekolah,” pungkasnya.(yuyun)