Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Polisi Musirawas Lumpuhkan Pembegal Motor

0

    Musirawas, jurnalsumatra.com – Jajaran Polres Musirawas, Sumatera Selatan, melumpuhkan Doing (25) salah seorang dari tiga pelaku pembegal sepeda motor di Kecamatan Bulang Tengah Suku (BTS) Ulu, Kabupaten Musirawas karena saat akan ditangkap mencoba melawan petugas.
Dua rekannya Johan dan Saban berhasil melarikan diri masuk hutan di wilayah hukum Kecamatan Jaya Loka yang berbatasan dengan Kecamatan BTS Ulu, kata kapolres Musirawas AKBP Herwansyah Saidi melalui Kapolsek BTS Ulu Iptu Ujang Kopli, Rabu (2/3).
Ia mengatakan ketiga pembegal sepeda motor itu sebelumnya menghadang Awaludin (50) dan istrinya Siti Nurjana (45) warga SP 8 Desa Trijaya, Kecamatan BTS Ulu, saat melintas di lokasi Jalan Lintas Desa Kota Baru SP 7, Minggu (28/2) pagi.
Kejadian itu bermula saat korban melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menggunakan motor Honda Supra X, tiba-tiba korban dipepet tiga perampok yaitu Johan, Saban dan Doing dengan menggunakan motor Suzuki Satria F New warna merah.

    Saat memepet kendaraan korban salah seorang kawanan bandit, Johan minta korban menyerahkan sepda motornya dengan menendang sepeda motornya hingga keduanya terjatuh.
Tanpa basa basi lagi pelaku langsung mengeluarkan senjata api rakitan laras pendek menembak kedua korban hingga terluka cukup parah dan tergeletak di pinggir jalan.
Tak lama kemudian ada warga yang melintas dan melihat korban, sedangkan kawanan pembegal langsung melarikan diri dan sepeda motor korban tak sempat dibawa kabur pelaku.
Saat itu juga warga menghubungi Polsek BTS Ulu dan Kapolsek Iptu Ujang Kopli bersama anggotanya turun ke lokasi. Tiba di TKP polisi bersama dengan warga membawa korban ke Puskesmas terdekat, karena lukanya cukup parah, kedua korban dirujuk ke RS dr Sobirin Musirawas untuk menjalani perawatan lebih insentif.
Setelah mengetahui kawanan pembegal itu kabur, Polsek BTS Ulu memberikan informasi ke Polsek Jayaloka agar segera menghadang perampok tersebut, karena diperkirakan melarikan ke daerah itu.

    Sekitar beberapa saat kemudian anggota Polsek Jayaloka berhasil menghadang tiga tersangka yang mengendarai sepeda motor, saat dilakukan penggeledahan, salah seorang bandit Johan melakukan perlawanan dengan menembakkan senjatanya ke anggota Polsek Jayaloka.
Untung saja, tembakan itu tak mengenai sasaran, petugas pun memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, namun tidak diindahkan, sehingga polisi terpaksa memberikan tindakan tegas dengan cara melumpuhkan kaki tersangka Johan dan dua rekannya melarikan diri.
Usai menangkap dua tersangka Doing dan Johan, polisi membawa tersangka ke Polsek BTS Ulu untuk dilakukan pengembangan penyidikan, namun sebelumnya memberikan pengobatan medis terhadap tersangka, ujarnya.(anjas)