Panjat Tebing – DKI Jakarta Penuhi Kuota Atlet PON

0

Jakarta, jurnalsumatra.com – Tim panjat tebing DKI Jakarta berhasil memenuhi jumlah kuota atlet untuk zona II yang akan diterjunkan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional XIX 2016.
“Kuota maksimal di PON kan 16, masing-masing delapan putra dan putri,” kata pelatih panjat tebing DKI Jakarta Hendra Basir saat ditemui di Jakarta, Kamis.
Dari total 60 atlet yang berada di kelompok zona II, hanya DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Timur yang berhasil memenuhi kuota sebanyak 16 atlet untuk tiap provinsi.
Provinsi lainnya yang berhasil mendapat kuota penuh di PON 2016 adalah Kalimantan Timur yang berada di zona III dan Jawa Barat yang tidak mengikuti proses degradasi mengingat statusnya sebagai tuan rumah ajang nasional tersebut.
“Sebenarnya atlet kita ada 17 orang, tapi satu orang terdegradasi karena kalah saing dengan seniornya. Selisihnya tipis,” ujar Hendra.
Proses degradasi tersebut, tuturnya, terutama dilihat melalui data prestasi yang diambil dari jumlah kompetisi dan catatan selama proses latihan.
“Atlet kita yang terdegradasi putra, memang berat. Tapi masih kita gunakan juga sebagai atlet latih tanding atau ‘sparing partner’, jadi tidak kita pulangkan begitu saja,” tutur Hendra.
Untuk proses selanjutnya, ke-16 atlet DKI yang lolos tersebut akan didaftarkan ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk melakukan “entry-by-name” pada 27 Maret 2016.
Pada daftar kuota lolos PON XIX zona II untuk cabang olahraga panjat tebing terdiri dari sembilan provinsi, yaitu DKI Jakarta dengan 16 atlet, Jawa Tengah 15 atlet, DI Yogyakarta tiga atlet.
Selanjutnya, Jawa Timur 16 atlet, Bali 10 atlet, sedangkan Banten, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat tidak berhasil mendapat satu pun kuota atlet untuk turun di PON.(anjas)