Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


PEMKOT Mataram Rubah Pola Distribusi SPPT PBB

0

Mataram, jurnalsumatra.com Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, merubah pola pendistribusian surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT) pajak bumi dan bangunan (PBB) untuk mencapai target realisasi PBB 100 persen di tahun ini.
“Petugas pendistribusian SPPT tahun ini akan kita buatkan surat keputusan (SK) sehingga mereka bisa bertanggung jawab penuh mengantar SPPT kepada wajib pajak,” kata Asisten III Setda Kota Mataram Hj Baiq Evi Ganevia saat memimpin rapat persiapan pendistribusian SPPT di Mataram, Senin.
Dikatakannya, dalam pola sebelumnya distribusi SPPT sepenuhnya diserahkan kepada aparat kelurahan, dan aparat kelurahan menentukan mekanisme pendistribusian masing-masing.
Namun dari hasil evaluasi tahun 2015, ternyata salah satu penyebab tidak tercapainya target PBB tahun 2015 itu, disebabkan SPPT tidak sampai ke wajib pajak dan alamat wajib pajak tidak ditemukan.
“Capaian realisasi PBB tahun 2016 sekitar 99 pesen dari target Rp18,5 miliar,” katanya.
Oleh sebab

itu, untuk memudahkan koordinasi dan evaluasi pendistribusian SPPT, pemerintah kota telah meminta masing-masing kelurahan untuk memilih satu orang satu lingkungan yang dipercaya mampu mendistribusikan SPPT sampai ke wajib pajak.
“Dengan adanya tanggung jawab ini, kita harapkan koordinasi dan evaluasi pendistribusian dapat dilakukan dengan cepat,” katanya.
Pasalnya, kata dia, jika SPPT sudah jelas diterima oleh wajib pajak, harapan untuk mencapai target PBB tahun ini sebesar Rp25 miliar pasti ada.
“Sebaliknya, kalau SPPT tidak terdistribusikan maka harapan itupun akan hilang,” ujarnya.
Terkait dengan itu, kata Evi yang didampingi Kepala Seksi Penagihan Dinas Pendapatan Kota Mataram Ahmad Amrin mengatakan, aparat kelurahan diminta segera menyerahkan satu nama sari perwakilan masing-masing lingkungan.
“Jika kepala lingkungannya tidak bisa, silakan ajukan juru pungut, kader atau siapa saja yang dinilai memiliki kemampuan untuk mendistribusikan SPPT tersebut,” katanya.
Menurutnya, proses pencetakan SPPT PBB saat ini sudah rampung dan sudah berada di tingkat kelurahan untuk dipilah-pilah sesuai dengan lingkungannya.
“Untuk mencapai target itu kita harus kerja keras, apalagi tanggal jatuh tempo pada tanggal 29 Agustus 2016,” ujarnya.(anjas)