Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


Polisi Selidiki Kepemilikan Peluru Bandar Narkoba

0

Kupang, jurnalsumatra.com – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur menyelidiki kepemilikan 18 butir peluru aktif kaliber 99 milik F (52) salah satu tersangka bandar narkoba yang ditangkap di Kota Kupang NTT pada Senin (7/3) lalu.
“Kita masih mendalami dan menyelidiki menggapa yang bersangkutan bisa memiliki peluru sebanyak itu,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda NTT Kombes Pol Kumbul KS, kepada wartawan di Kupang, Senin.
Hal ini disampaikannya bertepatan dengan digelarnya kasus jaringan narkoba antar provinsi di markas Polda NTT siang tadi.
Ia mengatakan sejumlah peluru aktif tersebut ditemukan di rumah milik F pada saat satgas anti narkoba Polda NTT menyisir rumar dari tersangka yang terletak di jalan Cak Doko Kel. Oebobo Kota Kupang pada tanggal tujuh Maret 2016 lalu.
Dalam penyisiran tersebut lanjutnya pihaknya hanya menemukan sejumlah butir peluru itu, tetapi senjata atau senpei yang kemungkinan digunakan oleh tersangka.
“Kita tidak tahu peluru ini milik siapa. Saat kami tanya dia mengaku kalau itu peluru milik almarhum bapaknya,” tambah Kumbul.
Ditresnarkoba juga masih terus menyusuri kemungkinan-kemungkinan adanya pihak keamanan yang terlibat juga dalam pengedaran narkotika jenis sabu-sabu yang dibawa oleh tersangka sendiri.
Disamping 18 butir peluru aktif Ditresnarkoba yang ditemukan, dalam penggeledahan rumah tersangka tersebut mereka juga berhasil menemukan dua pake sabu-sabu dengan berat 68 gram, tujuh plastik bekas isi sabu-sabu, tiga alat bong serta enam lembar uang pecahan Rp100 ribu.
Keberhasilan penangkapan F tersebut berkat dari pengembangan kasus narkoba antar provinsi antar Kupang, NTT dengan Surabaya, Jawa Timur. F ditangkap setelah sebelumnya polisi menangkap C (45) seorang kurir dan J (30) seorang perantara atau penghubung dalam hal jual beli barang haram tersebut.
“Ketiganya kami tangkap di wilayah Kota Kupang semuanya,” tuturnya.(anjas)