Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


YLKI: BBPOM Tarik Obat Herbal Tanpa Izin

0

Medan, jurnalsumatra.com – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Sumatera Utara minta Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan(BBPOM)  Medan agar menarik dari pasaran peredaran obat-obat herbal yang tanpa izin edar.
“Masyarakat juga diimbau hati-hati bila ingin mengonsumsi produk herbal tersebut,” kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumut, Abubakar Siddik di Medan, Senin.
Menggunakan obat herbal tanpa izin edar (TIE), menurut dia, sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat, karena belum mengetahui isi kandungan atau zat yang terdapat pada obat tersebut.
“Pemerintah melalui Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan  Medan dan Dinas Kesehatan perlu melakukan razia terhadap toko obat yang menjual obat herbal tersebut,” ujar Abubakar.
Dia`mengingatkan, konsumen yang akan membeli obat herbal tersebut, harus terlebi dahulu meneliti, apakah ada tercantum izin edar yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Bila  tidak ada, lebih baik diurungkan atau tidak usah dibeli, karena hal ini dapat berbahaya bagi keselamatan konsumen.
Abubakar menambahkan, penjualan obat-obatan herbal tersebut dengan harga lebih murah, sehingga masyarakat banyak yang tertarik untuk membelinya.
Selain itu, obat herbal yang tidak memiliki izin edar tersebut, juga merugikan keuangan negara, karena tidak ada kemasukan pajak bagi negara.
Bahkan, pelaku yang memproduksi obat herbal itu, juga melanggar hukum dengan mencantumkan nomor izin edar fiktif pada obat yang mereka jual kepada masyarakat.
Kepolisian juga harus mengusut tuntas pengusaha toko yang menjual obat herbal tanpa izin edar tersebut, demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat serta tidak terjadinya hal-hal yang tidak dingini, kata Abubakar.(anjas)