Selebriti Cafe Mansion Herman Deru DPRD


BNNK Sukabumi Geledah Lapas Warungkiara

0

Sukabumi, jurnalsumatra.com – Badan Nasional Narkotika Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat bersama Polres Sukabumi, Kodim 0622, Yon Armed 13 Cikembang dan Sat Pol PP setempat menggeledah Lembaga Permasyarakat Kelas III Warungkiara.
“Inspeksi mendadak dan penggeledahan terhadap seluruh ruangan narapidana ini untuk mencari barang bukti narkoba maupun senjata, sebagai antisipasi peredaran narkoba serta menjamin keamanan lapas,” kata Kepala BNNK Sukabumi, Yusdinal di Sukabumi, Jumat.
Menurutnya, penggeledahan ini juga bertujuan untuk mengantisipasi masuknya barang barang terlarang ke lapas seperti narkoba maupun senjata tajam atau api. Dari hasil penggeledahan ini, pihaknya tidak menemukan satu barang terlarang. Bahkan, saat kegiatan ini narapidana dan tahanan dilarang keluar kamarnya dan satu persatu harus menunjukan barang miliknya.
Lapas Warungkiara tersebut dihuni oleh 478 warga binaan, baik yang berstatus tahanan maupun sudah narapidana. Selain menggeledah mereka, petugas gabungan juga memilih secara acak sebanyak 50 warga binaan untuk mengikuti pemeriksaan atau tes urine. Dan hasil pemeriksaan tersebut tidak ada warga binaan yang terindikasi menggunakan narkoba.
“Tidak ditemukannya barang terlarang yang dicari kami ini, menunjukan lapas ini kondusif, namun demikian kami tetap melakukan pemantauan karena lapas merupakan salah satu tempat rawan peredaran narkoba dan aksi kriminalitas,” tambahnya.
Yusdinal mengatakan di lapas ini ada sekitar 150 tahanan yang terlibat narkoba. Maka dari itu, pihaknya terus mengawasi keberadaan mereka khususnya barang bawaan, serta memperketat keamanan lapas. Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh narapidana agar tidak membawa alat komunikasi atau handphone.
Sementara, Kepala Sub Seksi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas III Warung Kiara, Amirudin Ismasil menambahkan secara rutin pihaknya melakukan razia, khususnya terhadap barang milik narapidana dan tahanan. “Razia yang kami lakukan untuk antisipasi masuknya barang terlarang ke lapas seperti narkoba, alat komunikasi maupun senjata,” katanya.(anjas)